Jumat, 15 Maret 2013

Emotional Dashboard

Dashboard:

1. Bensin (Level Energi). Apakah bahan bakar masih cukup? Ini ibaratkan energy level yang kita miliki ketika bekerja. Kalau energy level rendah, kita merasa malas bekerja, lama menyelesaikan pekerjaan.



2. Termometer (Level Emosi). Pada mobil, mesinnya bisa panas atau dingin. Pada manusia, orang yang energy levelnya rendah terlihat moody, sendu, melo. Orang yang energy levelnya sangat tinggi mudah marah, jengkel. Manusia memerlukan jeda/istirahat agar energy levelnya tidak ekstrem.



3. Speedometer (Level Stress). Disaat stress, beban emosi lagi tinggi, jantung berdetak dengan kencang. Sebaliknya disaat level stress rendah, tidak ada usaha, tidak ada tantangan yang dihadapi. Demikian pula sebaliknya, ketika tidak ada tantangan, level stress rendah.

Ada kisah seseorang yang target tahunannya sudah tercapai pada bulan Maret. Dia memperlambat pekerjaannya supaya tidak terlihat menganggur. Apakah targetnya kerendahan, atau dianya hebat.



4. Petunjuk Oli. (Level Motivasi). Oli bisa kehilangan fungsinya setelah sekian lama dipakai dan memerlukan ganti oli. Motivasi juga sama, dimana seiring dengan berjalannya waktu, level motivasi bisa drop. Oli itu ibaratkan makna, alasan didalam motivasi. Bila seseorang kehilangan makna akan apa yang dilakukannya, maka motivasinyapun akan rendah.

Antonio Dio Martin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar