Minggu, 20 April 2014

Pelajaran

Pedagang dan peran KhalifahnyaKyai endas tampak murung di pendopo samping rumah.
Mat sikil memberanikan diri bertanya, "ada apa yayi, kok keliatan galau gitu?"
Sang kyai membalik badan, menatap muridnya yg berkaki sebelah panjang itu, "aku rapopo kil, hanya pelajaran hikmah itu sering datang lewat peristiwa tak terduga."Sepekan ini, aq bertemu 3 pedagang kecil yg mengajarkan hikmah.

Pertama aq ketemu Pak Raisun, pedagang gorengan yg mangkal depan SD, ia bercerita bhw dr pemasukan hariannya, ia selalu menyisihkan utk nafkah, zakat dan tabungan haji. Gilaaa, sekelas tukang gorengan berapa sih hasilnya? Tapi ia bilang, "kita kan hrs tanggung jawab atas ketetapan peran yg Allah berikan kpd kita."Ampuuuuun, bahkan memainkan peran sbg tukang gorengan saja mungkin aq ga seikhlas pak Raisun kil...

Kedua, aq berjumpa pak samin pedagang somay yg murah senyum. Kemarin lusa, aq mau borong somay-nya krn pas acara keluarga, tapi dia menolak mentah2 dan berkata, "kalo somay saya sampeyan borong, kasihan pelanggan sy yg lain nanti ga kebagian yayi?": Pak Samin mengajari aq utk tdk menjadi kapitalis, dia merelakan "project-nya" utk kebajikan yg blm tentu juga mewujud.

Terakhir, kemarin saat aq meneduh di warung kelontong milik pak Rokimin. Ia permisi sholat ashar di masjid, tapi kok ya lama sekali, sampai satu jam baru kembali. "Sampeyan itu sholat kok lama sekali, nanti kalo daganganmu sy curi, rugilah kamu." Aku memancing reaksinya. Jawabannya bikin aq terkejut, Pak samin bilang, "kalau mau curi dagangan saya, ya curi saja, itu urusan sampeyan dengan Allah, urusan saya hanya menyempurnakan ibadah, iku tho'"

Subhanallâh banyak orang besar di negeri ini kil, meskipun terbungkus oleh pekerjaan mereka yg kecil.

Jumat, 18 April 2014

Kidung Pemulihan Jiwa


Kidung Pemulihan Jiwa

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.
Pikiran dan mulut merupakan suatu kombinasi.
Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik .

Lidah Anda yang menentukan siapa Anda. 
Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. 
Jika kebaikan dibalas kebaikan 
itu adalah perkara biasa. 
Jika kebaikan dibalas kejahatan, 
itu adalah zalim. 
Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, 
lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara.
Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri. Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika Anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup .

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, 
nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.
Bertemanlah dengan orang yang suka akan kebenaran bukan kesenangan.
Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah.

Semua manusia itu baik,
kalau kita bisa melihat kebaikannya. Sangat menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya, 
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.
Pikiran yang besar membicarakan ide-ide.
Pikiran yang rata-rata. membicarakan kejadian-kejadian.
Dan pikiran yg kerdil membicarakan orang-orang.

Tak seorang pun sempurna. 
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. 
Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.

Bila kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, 
kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.
Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya.
Kebahagiaan takkan pernah bisa uang.

[ Ulil Abshara Abdala)

Raisopopo

Raisopopo

Aku raisopopo
Seperti wayang digerakkan dalang
Cerita sejuta harapan
Menjual mimpi tanpa kenyataan
Berselimut citra fatamorgana
Dan kau terkesima 

Aku raisopopo
Menari di gendang tuan
Berjalan dari gang hingga comberan
Menabuh genderang blusukan
Kadang menumpang bus karatan
Di antara banjir dan kemacetan
Semua jadi liputan
Menyihir dunia maya
Dan kau terkesima

Aku raisopopo
Hanya bisa berkata rapopo

-

Fadli Zon 

Peringatan

Peringatan

oleh :Wiji Thukul

Jika rakyat pergi
Ketika penguasa pidato
Kita harus hati-hati
Barangkali mereka putus asa

Kalau rakyat sembunyi
Dan berbisik-bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa harus waspada dan belajar mendengar

Bila rakyat tidak berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan!

(Solo,1986)