... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 29 September 2014
CALON RAJA
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 24 September 2014
Ayam
Alkisah ada orang gila yang mengira dirinya itu jagung jadi dia takut sekali sama ayam.
Karena takut sekali di makan. Setiap kali lihat ayam dia pasti lari terbirit-terbirit.
Akhirnya, orang gila ini dimasukin ke rumah sakit jiwa. Setahun... dua tahun.. tiga taun... akhirnya dia dipanggil oleh sang dokter.
Dokter :"kamu sudah tau sekarang kamu ini siapa”
Orang Gila : "Sudah dokter,"
Dokter : "Jadi kamu ini siapa?"
Orang Gila : "Saya orang, dokter."
Dokter : "Bener?"
Orang Gila : "Iya dokter, saya orang.. bukan jagung."
Dokter : "jadi kamu gak takut lagi sama ayam kan?"
Orang Gila : "Enggak dokter.. gak takut lagi.."
Sang dokter pun manggut-manggut mengira si orang gila udah waras.
Orang Gila : "Tapi dokter,"
Sela si orang gila," saya ada satu pertanyaan.."
Dokter : "Apa itu?"
Orang Gila : "Ayam-ayam itu tahu enggak ya kalau saya sudah berubah jadi orang?" tanya si orang gila dengan muka khawatir.
Wasiat
RENUNGAN :
"MINDSET"
Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia
memberi pesan kepada kedua anaknya :
“Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan
kepadamu untuk keberhasilan hidupmu”
“Pertama : jangan pernah menagih piutang kepada
siapapun”
“Kedua : jangan pernah tubuhmu terkena terik
matahari secara langsung”
…..5 tahun berlalu sang ibu menengok anak sulungnya
dengan kondisi bisnisnya yang sangat memprihatinkan,
ibu pun bertanya “Wahai anak sulungku kenapa kondisi
bisnismu demikian?”.
Si sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu…
Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun
sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama²
habislah modal saya..
Pesan yang kedua ayah melarang saya terkena sinar
matahari secara langsung dan saya hanya punya
sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang
kantor saya selalu naik taxi”.
Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yang
keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses
menjalankan bisnisnya.
Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu
sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”
Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti
pesan ayah bu.. Pesan yang pertama saya dilarang
menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu
saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun
sehingga modal saya tetap utuh”.
“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari
secara langsung, maka dengan motor yang saya punya
saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan
pulang setelah matahari terbenam, sehingga para
pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup
lebih sore”.
Perhatikan..
Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA,
namun masing² memiliki penafsiran dan sudut pandang
atau MINDSET berbeda. Mereka MELAKUKAN cara yang
berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda
pula.
Hati² lah dengan Mindset kita..
Mindset positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya mindset negatif menghancurkan.
The choice is yours � :)
Sabtu, 13 September 2014
Berpikir Positif
BETAPA INDAHNYA BERPIKIR POSITIF ITU
..
Jika ada orang bicara mengenai kita di belakang, itu tanda bhw kita sdh ada di depan.
Saat orang bicara merendahkan diri kita, itu tanda bhw kita sudah berada di tempat yg lebih tinggi.
Saat orang bicara dgn nada iri mengenai kita, itu tanda bhw kita sudah jauh lebih baik dari mereka.
Saat orang bicara buruk mengenai kita, padahal kita tdk pernah mengusik kehidupan mereka, itu tanda bhw kehidupan kita sebenarnya lebih indah dari mereka.
Payung tidak dapat menghentikan hujan tapi dapat membuat kita berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan.
Senin, 01 September 2014
Elang
BELAJAR DARI ELANG!
Elang adlh pasangan yg setia, sekali kawin utk selamanya.
Elang betina ibu yg teladan, mengurus anak mrk dgn cinta. Sebelum bertelur menyiapkan sarang dibukit yg tinggi & bawahnya jurang.
Rangkanya ranting keras & duri tajam dilapis rumput2 halus dilapis dgn mencabut bulu di dadanya agar sarang enak & nyaman.
Setelah dierami telurnya menetas jadilah si-anak elang. Si-anak elang, bila lapar paruhnya akan ditengadahkan, kemudian sang ibu memasukkan makanan hasil buruan.
Si- anak elangpun tumbuh menjadi besar. Bila ada angin kencang berhembus sang ibu merentang sayap menutup sarang memberi perlindungan.
Suatu saat si-anak elang kaget ransum makanan tiba2 dihentikan. Perangai sang ibu berubah tajam & mrk menangis kelaparan "ibu kenapa begitu?"
Suatu saat si anak elang kaget lagi krn sayap sang ibu dikibaskan shg rumput halus & bulu hangat berhamburan keluar dr sarang, tinggal duri tajam menusuk badan. Mrk menangis kesakitan "ibu tega nian kau?
Suatu saat si-anak elang kaget ketika mrk diusir dr sarang, didorong keluar jatuh melayang "ibu kenapa kau mau bunuh anakmu?"
Ketika hampir sampai dasar jurang, sang ibu menyambar menyelamatkan. Demikianlah berkali2 mrk dijatuhkan, sampai suatu saat mulai mengepakkan sayap & si-anak elang bisa terbang.
Sang ibu & bapak elang dgn riang mengajak anak2nya terbang diatas awan lalu belajar mencari binatang buruan, barulah si-anak elang sadar org tuanya mengajarkan kerasnya kehidupan. Ia hrs bisa mandiri di belantara alam yg kejam utk melestarikan kehidupan
Orang tua hrs spt elang mengurus anak dgn cinta tp ada saatnya hrs tega agar anaknya bisa menjadi "mandiri".
Kita kadang dicoba dgn disakiti & didera, kadang kita tdk bisa menerima lalu menjauh dr Nya. Padahal saat itu Tuhan sdg mengajar kita belajar "terbang".
Jadi saat kita tdk mengerti akan yg terjadi dlm hidup ini, tetaplah percaya bhw Tuhan punya rencana indah, memberikan yg terbaik utkmu.