Rabu, 18 Desember 2013

Cara mengubah lelah ke Semangat

10 Cara Mengubah Lelah ke Semangat

 

Harus terjaga meskipun waktu menunjukkan pukul 3 pagi? Siapun bakal menggerutu ketika harus berjuang melawan kantuk di saat siang keesokan hari dengan kelopak mata berat.

 

Bila anda sering mengalami hal demikian maka anda tak sendiri. Kelelahan dan kehilangan energi seperti menjadi epidemik, terutama di masyarakat perkotaan.

Memang para ahli selalu menganjurkan jangan begadang, selain tak baik untuk kesehatan, begadang meningkatkan resiko diabetes 2 kali lipat.

Tapi apa boleh buat ketika pekerjaan menuntut itu. Jika pekerjaan demikian mengharuskan anda melek di malam hari, atau mengambil energi fisik sangat besar, ada beberapa kiat menunjang agar tubuh tetap prima meski ditimpa bejibun aktifitas,

yakni antara lain:

 

1.    Melihat Cahaya. Mendapat cahaya akan membuat anda mendapat banyak energi. Tapi ini mungkin tantangan tersendiri terutama bagi mereka yang saban hari harus duduk dalam kantor. Lampu neon bukan cahaya matahari yang mengandung frekuensi sinar biru sebagai pengaktivatsi otak. Sistem sirkulasi darah dalam tubuh sangat sensitif dengan cahaya biru ketimbang jenis cahaya lain, demikian menurut Mariana Figueiro, asisten profesor dari Pusat RIset Pencahayaan di Politeknik Rensselaer, Troy, New York, AS. Memang kini banyak dijual lampu yang memendarkan frekuensi cahaya biru. Namun cara termudah adalah sempatkan anda berjalan kaki di luar selama 30 menit sebelum anda berangkat ke kantor, dan tentu ini jauh lebih murah.

 

2.    Pompa tubuh dengan protein. Kecuali anda hendak mengikuti lomba maraton, konsumsi karbohidrat secukupnya. Sebaliknya ganti dengan protein mulai jenis nabati dan hewani. Menurut seorang pakar nutrisi di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Debra Hollon, protein mampu meningkatkan tingkat kewaspadaan mental dan energi seseorang. Protein mengandung tirosine, satu jenis asam amino yang meningkatkan kerja kimia otak yakni dopamin dan norepinfrin. Ketika anda merasa terisi penuh, anda tidak akan berlebihan mengonsumsi roti, dan makanan manis-manis yang justru akan membuat kondisi tubuh anda cepat naik tapi cepat pula turun.

 

3.    Ulurkan tangan. Jangan sepelekan aktivitas membantu orang lain. Riset menunjukkan ketika anda giat membantu, akan meningkatkan endorfin yang bertahan hingga berjam-jam. Tidak heran, jika Kimberly Kingsley, dalam buku berjudul The Energy Cure: How to Recharge Your Life 30 Seconds at a Time mengatakan, " Anda tidak perlu mencari jauh-jauh untuk membantu, Mungkin ada seorang ibu tunggal yang kerepotan dan membutuhkan sesorang untuk mengasuh anaknya sementara, atau tetangga kesepian yang sangat senang diajak mengobrol." Judith Orloff, MD, seorang penulis dan psikiatris dari Los Angeles, mengatakan "Ketika anda membuat seseorang bahagia, anda akan terisi kembali. Cari kegiatan membantu yang cocok untuk anda segera.

 

4.    Tarik Nafas Panjang lebih sering. Artinya jangan malas bergerak dan berolahrgalah. Gerakan tubuh yang mengirim oksigen melalui pembuluh darah akan mengatifkan sel-sel tubuh. Karena itu Gerald K. Endress,direktur di Pusat Diet dan Fitnes Universitas Duke, Duke University Medical Center di Durham, N.C menyarankan anda memecah waktu dengan olahraga untuk memaksimalkan asupan oksigen ke dalam tubuh. Salah satu cara mudah naik turun tangga beberap kali setelah makan siang anda, membantu mempercepat metabolisme dalam tubuh.

 

5.    Minum seduhan yang bermanfaat. Dorong energi anda dengan teh misal, yang memiliki aroma dan rasa khas. Semua teh baik, tapi bila anda mau yang lebih cobalah seduh teh hijau, teh olong, atau teh putih. Sebab teh tersebut memiliki proses oksidasi yang berbeda dan akan menghasilkan manfaat berbeda bagi kesehatan.

 

 

6.    Pecah pola rutinitas andaMengubah rutinitas harian hanya 15 menit sehari akan mendorong kembali energi nada. Tak harus rumit, seperti mengubah rute jalan kaki anda ke pasar atau kekantor, mencoba memasak jenis makanan baru, atau mengambil pensil dan mulai menggambar. "Itu seperti mengambil langkah pertama seorang bayi untuk memperbarui diri anda," ujar Judith Orloff, seorang pakar psikologi AS. Sebaiknya mulai dari yang kecil-kecil. Mengambil proyek besar yang sama sekali baru untuk anda justru akan menambah tumpukan stress.

 

7.    Minta bantuan-tangan orang lainEnergi anda mungkin terhadang. Di tangan seorang terapi, seperti ahli ankupuntur, atau pijat tradisional langganan anda sangat membantu. Menurut Eva Selhub, MD, staf fisik senior di Institut Benson-Henry untuk Pengobatan Tubuh dan Pikiran, Rumah Sakit Umum Massachuset, Chestnut Hill, mengatakan, para terapis tersebut membantu menghilangkan penghalang yang menimbulkan masalah emosional dan fisik dalam tubuh. "Ketika penghalang pergi, energi akan mengalir lancar dalam tubuh," demikian menurut penelitian terbaru di Inggris yang dipublikasikan dalam Jurnal New Scientist.

 

8.    Ambil cuti dari teknologi sesaat. Menjadi terikat dengan piranti elektronik menjadikan kita selalu dalam kondisi "siap". Jangan salah bila adrenalin langsung naik hanya dengan mendengar dering telepon genggam berbunyi. Sejalan waktu, hidup dengan adrenalin cepat naik turun akan sangat melelahkan. Bahkan menurut riset, telpon genggam, menaikkan tingkat stress pada wanita. Ambil waktu paling tidak satu jam sehari, jauhkan diri anda dari teknologi komunikasi. Buat diri anda nyaman melakukan apa yang anda kerjakan tanpa konsentrasi terpecah. Ini sangat membantu untuk terhubung kembali dengan diri sendiri dan membantu mengisi ulang energi anda.

 

9.    Berdiam diri sesaatSituasi serba hiruk-pikuk. Jangan sampai ikut terseret arus. Ambil jarak dengan situasi tersebut dan berdiam diri sesaat. Memejamkan mata akan sangat membantu. Tarik nafas perlahan dengan tenang hingga detak nadi dan jantung anda memelan. Jika perlu lakukan meditasi sesaat. Cara ini menurut para psikologis seperti halnya proses menyetel ulang dalam skala kecil. Semakin anda terlatih menjaga fokus, anda semakin mudah menenangkan diri kapan pun dan dimanapun ketika anda membutuhkan penyegaran.

 

10. Bersihkan tidur anda. Menurut kata yang beredar dalam ilmu kesehatan tentang tidur saat ini, adalah kebersihan tidur. Ini bukan hanya sekedar sprei bersih, melainkan kondisi yang akan membantu anda menciptakan atmosfir "istirahat" sehingga anda akan tidur nyenyak dan terbangun dengan segar, tanpa perlu bantuan obat tidur. Kebersihan tidur disini--selain tempat tidur bersih tentunya--kamar tidur dengan cahaya minim, jauhkan nyala lampu yang, pastikan suhu ruang terasa sejuk dan sebisa mungkin singkirkan suara-suara yang tak perlu.

 

Sumber: dari www.klikdokter.com


 

Selasa, 15 Oktober 2013

Yang Paling

Yang Paling
 
Percakapan umat dan jawaban dari orang bijak.

1.  Apakah yang PALING TAJAM di dunia ini?
Umat menjawab dengan serentak, "Pedang."
Jawab orang bijak, “Yang paling tajam adalah lidah manusia, karena menggunakan lidah, manusia dengan mudah memfitnah orang, menyakiti hati, melukai perasaan orang.”

2.  Apa yang PALING JAUH dari diri kita di dunia ini?
Umat menjawab, "Antariksa, bulan, matahari."
Jawab orang bijak, “Yang paling jauh adalah masa lalu.  Siapa pun kita, bagaimana pun & betapa pun kayanya kita, tetap kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu.  Oleh sebab itu kita harus menjaga tingkah laku kita, perkataan kita hari ini & hari-hari yang akan datang, agar kita tidak menyesali masa lalu kita.”

3.  Apa yang PALING BESAR di dunia ini?
Umat menjawab, "Gunung, bumi, matahari.”                               
Jawab orang bijak, “Yang paling besar di dunia ini adalah nafsu.  Banyak manusia menjadi celaka karena menuruti hawa nafsunya.  Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi, oleh karena itu hati-hatilah dengan hawa nafsu!”

4.  Apa yang PALING BERAT di dunia ini?
Ada yang menjawab, "Baja, besi, gajah." 
Jawab orang bijak, “Yang paling berat adalah berjanji.  Hal yang gampang diucapkan, tapi amat sulit dilakukan.” 

5.  Apa yang PALING RINGAN di dunia ini?
Ada yang menjawab, "Kapas, angin, debu, daun."
Jawab orang bijak, “Yang paling ringan di dunia ini adalah Melupakan Tuhan & Meninggalkan Tuhan.  Lihatlah, banyak orang yang karena harta, tahta, nafsu dengan mudah meninggalkan Tuhan.”

6.  Apa yang PALING DEKAT dengan diri kita di dunia ini?
Ada yang menjawab, "Orang tua, sahabat, teman, kerabatnya."
Jawab orang bijak, “Yang paling dekat dengan kita adalah Kematian, sebab kematianPASTI terjadi & tiap detik bisa terjadi.  Dan tidak seorang manusia pun yang tahu kapan datangnya kematian itu.”
 
Diedit dari artikel kiriman Endro Widagdo

Salam, 
Alexander Sindoro

Embun Pagi

Embun Pagi
 
Banyak orang, termasuk aku, yang ingin menjadi kaya, tetapi kita lupa bahwa hidup sendiri adalah sebuah kekayaan

Ketika aku takut bersedekah, aku lupa bahwa semua yang kita miliki adalah
pemberian dan titipan Allah Harta kita yang sesungguhnya bukanlah harta yang
kita miliki, tetapi harta yang kita sedekahkan

Ketika aku ingin jadi yang terkuat, aku lupa bahwa dalam kelemahan, Allah
memberi aku kekuatan

Ketika aku takut rugi, aku lupa bahwa hidupku adalah sebuah keberuntungan karena
anugerah-Nya, ternyata hidup itu sangat indah ketika kita mau bersyukur
pada-Nya

Bukan karena hari ini indah kita bahagia, tetapi karena kita bahagia hari
ini menjadi indah

Bukan karena tidak ada rintangan kita menjadi optimis, tetapi karena kita
optimis rintangan menjadi tak terasa

Bukan karena mudah kita yakin bisa, tetapi karena kita yakin bisa, semuanya
menjadi mudah

Bukan karena semua baik kita tersenyum, tetapi karena kita tersenyum maka
semuanya jadi baik.

Semoga bermanfaat ....

Diambil dari tulisan Hendry Risjawan di internet

Salam, 
Alexander Sindoro

Kenapa Harus Berteriak?

Kenapa Harus Berteriak?
 
Suatu hari seorang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, dia akan berbicara dengan suara lantang atau berteriak?"

Setelah berpikir cukup lama seorang murid mengangkat tangan dan menjawab, "Saat seperti itu dia telah kehilangan kesabaran, maka dia lalu berteriak."  Tapi sang guru balik bertanya, "Bukankah saat itu lawan bicaranya justru berada di dekatnya?  Mengapa dia harus berteriak? Mengapa dia tak berbicara dengan suara yang halus dan lembut?"  Murid tadi tidak bisa menjawab.  Kemudian, berganti-ganti, hampir semua murid mengemukakan alasan yang, menurut pertimbangan mereka, benar.  Namun tidak satu pun jawaban yang memuaskan sang guru.  
 
Guru itu akhirnya berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam keadaan marah, jarak antara ke dua hati mereka justru menjadi amat jauh, walaupun secara fisik mereka begitu dekat.  Oleh karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian jauh, mereka merasa terpaksa harus berteriak.  Akan tetapi, semakin keras mereka berteriak, kemarahan mereka pun semakin bertambah dan, dengan sendirinya, jarak hati mereka pun menjadi lebih jauh lagi.  Oleh karena itu mereka merasa harus berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta?  Ketika mereka berbicara, mereka bukan hanya tidak berteriak, namun suara yang keluar dari mulut mereka pun begitu halus dan lembut.  Sehalus apa pun suara itu, keduanya bisa saling mendengarkan dengan begitu jelas.  Mengapa demikian?"
 
Mereka tampak berpikir amat dalam namun tak satu pun berani mengemukakan jawaban.  "Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak.  Pada akhirnya, sepatah kata pun tak perlu diucapkan.  Sebuah pandangan mata saja sudah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin disampaikan oleh pasangannya."

Sang guru masih melanjutkan, "Ketika kamu sedang marah kepada seseorang, janganlah menciptakan jarak bagi kedua hatimu.  Lebih baik lagi kalau kamu dapat menahan diri sehingga tidak mengucapkan kata-kata yang memperlebar jarak hati kamu berdua.  Mungkin cara yang bijaksana adalah di saat seperti itu, kamu tidak berkata apa pun.  Waktu dapat membantu kamu agar bisa mengatakan apa yang ingin kamu katakan tanpa kemarahan.  Lebih baik lagi kalau nadanya penuh kasih sayang."

Semoga Bermanfaat
 
Diedit dari artikel di internet

Salam, 
Alexander Sindoro

Cerita Seekor Tikus

Cerita Seekor Tikus
 
Dikisahkan di zaman dahulu kala hidup seekor tikus muda yang lincah dan sehat di rumah seorang petani dalam desa di pinggir hutan.  Suatu hari ketika tikus ini sedang mencari makanan, dia mendengar bunyi derapan yang keras.  Ketika menoleh, dia melihat seekor kucing berlari ke arahnya dengan wajah beringas.  Cepat-cepat dia membalik badan, lari terbirit-birit menyelamatkan diri.  Di tempat yang aman di bawah atap rumah petani, tikus ini berhenti, terengah-engah, dan berkata dalam hatinya, “Aduh, nyaris aku mampus diterkam kucing itu.  Alangkah senangnya kalau aku adalah seekor kucing.” 
 
Di zaman itu hidup seorang kakek sihir yang sakti dan kakek sihir itu dapat memahami pikiran binatang.  Dengan kesaktiannya dia mengubah wujud tikus ini menjadi seekor kucing yang elok dan kuat.  Kucing baru ini mulai bertualang, dia mengejar binatang kecil, termasuk tikus-tikus yang menjadi temannya.  Dia berhasil menangkap beberapa ekor dan senanglah hatinya.  Saat dia akan menggigit seekor tikus, dia mendengar bunyi gonggongan anjing yang berlari kencang ke arahnya.  Segera dia melepaskan tikus yang ada dalam cengkeraman kakinya, melompat lari, naik ke atas pohon.  Di tempat yang aman, kucing ini istirahat, terengah-engah dan berkata dalam hati, “Aduh, hampir saja. Alangkah senangnya kalau aku adalah seekor anjing yang besar.”
 
Tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi seekor anjing pemburu yang besar, berkat mantra dari kakek sihir tadi.  Anjing ini pun berlari-lari mencari kucing untuk dikejar.  Dia merasa dirinya gagah dan mengejar seekor kucing yang lari masuk ke dalam hutan.  Saat dia nyaris berhasil menerkam kucing tadi, dia mendengar auman seekor harimau, yang berlari ke arahnya.  Secepat kilat dia membalik arah dan berlari sekencang-kencangnya.  Di tempat yang aman, dalam desa, karena harimau tadi takut masuk ke desa, anjing ini berhenti dan berkata dalam hati, “Untung aku bisa lari cukup kencang tadi.  Andaikata aku seekor harimau.”
 
Dan, ‘buuuum’, badannya berubah menjadi seekor harimau.  Tak lama kemudian, dari jauh terlihat beberapa orang petani yang berjalan ke arahnya.  Mereka terkejut melihat ada harimau dalam desa.  Segera mereka berlarian, ada yang memukul kentongan, sambil berteriak ‘harimau, harimau!’, yang lain masuk ke dalam rumah mengambil pentungan, golok, tombak, panah, dan berbagai senjata.  Mereka kemudian beramai-ramai mengejar harimau tadi.  Beberapa lemparan batu mengenai tubuhnya, harimau itu merasa sakit dan segera lari masuk ke dalam hutan. 
 
Setelah berhasil menjauh dari kejaran penduduk desa, harimau ini istirahat dan berkata dalam hati, “Nyaris mati aku.  Alangkah senangnya kalau aku adalah manusia.”  Dan, dalam sekejap, badannya berubah menjadi manusia.  Dia berjalan kembali ke desa.  Di jalan dia bertemu dengan seorang tetangga yang menagih utang yang sudah beberapa bulan belum dibayarnya.  Mereka berdua terlibat dalam pertengkaran yang seru, sampai tetangga yang lain keluar dan menanyakan penyebab pertengkaran itu.  Mereka semua menyalahkan dirinya, karena memang dia belum membayar utangnya.  Sesampai di rumah dia duduk termenung, tiba-tiba dia melihat seekor tikus yang berlari sambil membawa makanan di moncongnya.  “Wah, memang lebih enak menjadi seekor tikus.  Tidak perlu memikirkan utang.”  Tiba-tiba, ‘wuuuus’, berkat campur tangan kakek sihir, kembalilah dia menjadi seekor tikus.
 
Dongeng di atas menggambarkan sifat manusia yang serakah, iri dengan berkat orang lain, dan tidak puas atas karunia yang diberikan oleh-Nya.  Banyak di antara kita yang sering iri dan menginginkan apa yang dimiliki oleh orang lain.  Kita tidak menghargai dan/atau tidak mengucapkan syukur atas segudang berkat yang sudah kita terima.  Kita menduga kita paling tahu apa yang kita butuhkan, padahal kita tidak tahu apakah yang kita inginkan memang kita perlukan.  Mungkin yang kita inginkan justru membahayakan diri kita.  Tuhan-lah yang paling mengetahui tentang apa yang kita perlukan.  Jadi, belajarlah bersyukur, nikmati karunia-Nya, dan serahkanlah semua masalah Anda kepada-Nya.  Dia akan menuntun kita dan memberikan yang paling baik bagi kita.
 
Semoga bermanfaat.

Salam, 
Alexander Sindoro

Kamis, 19 September 2013

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah

Beginilah Cara Google Bikin Karyawan Betah


Monday, 11 March 2013 | 17:15 WIB


KOMPAS.com Perusahaan mana yang tidak ingin karyawannya setia, produktif, dan betah bekerja di kantor? Karena itulah, perusahaan yang baik dan sehat pasti berusaha menjaga iklim kerja dan semangat para karyawannya dengan memberikan tunjangan serta fasilitas terbaik bagi mereka. 

Hal ini pun dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley, California, AS. Salah satunya adalah Google.

Selain dikenal baik hati kepada para karyawannya, Google juga menjadi salah satu perusahaan teknologi yang paling diincar oleh para pencari kerja. Betapa tidak? Tunjangan-tunjangan serta fasilitas yang diberikan oleh perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini mampu menjamin para karyawannya hidup senang, tenang, dan berkecukupan. Tampaknya tak ada hal lain yang perlu dikhawatirkan oleh para Googler (karyawan Google), kecuali pekerjaan mereka. 

Apa saja fasilitas yang bisa dinikmati oleh para Googler? 

Google menyediakan transportasi gratis bagi para Googler yang tinggal di sekitar Mountain View, dekat dengan lokasi Googleplex (kantor Google). Google juga menyediakan fasilitas pangkas rambut gratis di kantor bagi para karyawannya yang sibuk. Mereka tak perlu pergi ke salon sendiri dan antre untuk memangkas rambut atau poninya yang sudah mulai panjang.

Agar para Googler bisa benar-benar beristirahat di akhir pekan, Google menyediakan fasilitas laundry dan layanan dry cleaning di kantornya. Jadi, bukan hal aneh jika setiap akhir pekan para karyawan membawa pakaian kotornya ke Googleplex.

Di Googleplex, karyawan juga bisa bersantai sambil bermain ping pong, biliar, dan foosball alias table football. Meja-meja permainan ini terletak di beberapa tempat dalam gedung. Bagi para Googler yang hobi "berolahraga jempol", Google juga menyediakan perlengkapan video game. 

Kalau mau, karyawan Google boleh membawa hewan peliharaannya ke kantor. Akan tetapi, yang satu ini rasanya sulit jika ingin sering dilakukan karena bekerja sambil mengawasi hewan peliharaan bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk menyambut akhir pekan, setiap Jumat, para Googler biasa berkumpul bersama sambil minum bir dan anggur gratis. 

Seru, tetapi itu belum apa-apa. Masih banyak tunjangan dan fasilitas yang dapat dinikmati oleh para Googler. Daftarnya dilansir oleh Business Insider dan pasti membuat Anda bermimpi untuk bekerja di sana. 

Makanan dan minuman gratis

Makan siang gratis di kantor karyawan mungkin hal yang sudah biasa di banyak kantor. Nah, di Googleplex, selain makan siang, sarapan dan makan malam pun selalu tersedia bagi karyawan. Ini karena lokasi kantor Google agak jauh dari restoran. Fasilitas yang satu ini membuat para Googler bisa menghemat waktu dan uang mereka. 

Googleplex juga dilengkapi dapur-dapur kecil yang menyediakan kopi, snack, dan minuman bagi para karyawan. Dapur-dapur itu ditempatkan berdekatan dengan ruang kerja karyawan agar Googler tak perlu pergi jauh dari mejanya untuk mengambil makanan. Intinya, perut para penghuni Googleplex dijamin selalu kenyang.

Jaminan kesehatan 

Agar karyawannya tetap bugar, Google menyediakan gym dan kolam renang di lingkungan kantornya. Tak tanggung-tanggung, kolam renang itu dijaga oleh petugas khusus untuk memastikan keselamatan para penggunanya. Karyawan Google yang tidak enak badan atau terluka saat bekerja juga bisa membuat janji dengan dokter di Googleplex. 

Meskipun bekerja di Google terlihat sangat menyenangkan, para karyawan juga punya tanggung jawab yang besar dan dituntut untuk berkinerja baik. Karena itu, pekerjaan juga bisa membuat mereka pusing. Namun, ketika sukses menyelesaikan suatu proyek dengan baik, mereka bisa menikmati bonus pijat selama 1 jam dari therapist yang disewa Google.

Aturan 80/20

Aturan Google yang satu ini sangat terkenal. Google menuntut para karyawannya untuk menghabiskan 80 persen waktu kerja di kantor untuk mengerjakan pekerjaan mereka, dan meluangkan 20 persen sisanya untuk mengerjakan proyek khusus sesuai passion mereka. Artinya, dalam waktu kerja standar selama seminggu, ada satu hari penuh yang dapat mereka gunakan untuk mengerjakan proyek di luar pekerjaan utama mereka.

Google banyak mengembangkan teknologi masa depan di Google Labs. Menurut Google, kebanyakan teknologi canggih itu justru berawal dari proyek-proyek "sampingan" para karyawan dalam program 20 persen itu.

Bertemu banyak orang pintar

Karyawan Google adalah orang-orang yang pintar. Di Googleplex, mereka juga terbiasa bertemu dan bekerja dengan orang-orang pintar lainnya, termasuk Larry Page dan Sergey Brin. Googler juga sudah terbiasa bertemu dan bekerja dengan para pemimpin, pemikir, dan seleb di industri teknologi. 

Meskipun para karyawannya sudah pintar, Google tetap mendorong mereka untuk selalu belajar. Salah satu buktinya, pintu kamar mandi dan bagian atas urinoir dalam toilet kantor mereka dihiasi berbagai puzzle dan tips seputar coding. Rupanya para Googler juga percaya bahwa toilet merupakan salah satu tempat terbaik untuk menemukan inspirasi.

TechStop

TechStop adalah unit tech-support yang dijaga oleh para spesialis TI terbaik di Googleplex. Di sana, para karyawan yang mendapat kesulitan berhubungan dengan hardware dan software bisa meminta pertolongan. TechStop buka 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Urusan TI sepele sekalipun akan dilayani di tempat ini, termasuk ketika karyawan lupa membawa charger laptop-nya ke kantor. 

Cuti melahirkan dan punya anak

Pepatah "banyak anak banyak rezeki" tampaknya berlaku bagi para Googler. Sementara kantor-kantor lain hanya memberikan cuti melahirkan kepada para karyawan perempuan, Google juga bermurah hati memberikan cuti "menyambut anak" bagi para karyawan laki-lakinya. 

Google memberikan hadiah "libur" selama 6 minggu, dan tetap digaji, kepada Googler laki-laki yang istrinya melahirkan. Sementara itu, kepada Googler perempuan yang baru melahirkan, Google memberikan libur selama 18 minggu setelah sang anak lahir. 

Bukan itu saja. Setelah kelahiran sang anak, karyawan juga mendapatkan bonus untuk meringankan biaya-biaya membeli kebutuhan bayi. Setelah sang ibu kembali bekerja, dia bisa membawa bayinya ke kantor dan menitipkannya di fasilitas Day Care yang disediakan di Googleplex.

Tunjangan kematian

Google menjamin kesejahteraan karyawannya, bahkan sampai mereka meninggal dunia. Ketika ada Googler yang meninggal dunia, perusahaan akan mencairkan asuransi jiwa karyawan dan memberikannya kepada keluarga yang ditinggalkan. Google juga akan membayarkan setengah dari gaji karyawan tersebut kepada suami/istrinya yang ditinggalkan hingga 10 tahun ke depan. Selain itu, Google juga akan memberikan tunjangan sebesar 1.000 dollar AS yang diberikan setiap bulan kepada anak-anak almarhum. 

Jadi, siapa yang ingin bekerja di Googleplex?



Editor: Reza Wahyudi

Cara LinkedIn Bikin Karyawan Betah dan Pintar

 


Thursday, 19 September 2013 | 10:57 WIB

KOMPAS.com Ternyata, bukan hanya Google dan Facebook yang memanjakan para karyawannya dengan beragam fasilitas yang menarik. LinkedIn pun punya cara sendiri untuk membuat betah dan pintar para karyawannya.

Didirikan pada tahun 2003 oleh Reid Hoffman dan beberapa rekannya, LinkedIn, yang dikenal sebagai jejaring sosial berorientasi bisnis, kini telah menjadi salah satu "berlian" di kawasan Silicon Valley. 

Pada Januari 2013 saja, jumlah anggota LinkedIn telah berjumlah 200 juta pengguna dari 200 negara di dunia. LinkedIn pun telah menjadi salah satu target para pencari kerja.

Dikutip dari BusinessInsider, berikut beberapa fasilitas menarik yang diberikan oleh LinkedIn untuk membuat para karyawannya semakin pintar dan kreatif. 

5.000 dollar AS per tahun untuk pendidikan

Setiap perusahaan pasti ingin karyawannya bisa berkembang dan punya keterampilan-keterampilan baru. Bedanya, LinkedIn serius untuk mewujudkan hal itu. Bagi setiap karyawan di AS dan Kanada, LinkedIn memberikan dana pendidikan sebesar 5.000 dollar AS per tahun.

LinkedIn juga menyediakan fasilitas online training, seperti "LearnIn" (semacam kursus singkat) dan "ManageIn" (program bagi para manager trainee yang berlangsung selama berbulan-bulan).

Program LinkedIn Incubator

LinkedIn pun menjadi inkubator bagi para karyawannya. Pada setiap kuartal, tim-tim yang terdiri dari para karyawan bisa melakukan pitching dan mempresentasikan idenya kepada para eksekutif perusahaan. Jika para eksekutif menyukai ide itu, tim tersebut akan diberi waktu tiga bulan penuh untuk mengembangkannya, dibantu oleh seorang mentor berpengalaman. 

Salah satu contoh proyek yang sukses adalah proyek "Hopscotch" yang digagas desainer grafis LinkedIn, Hans van de Bruggen. Hasil dari proyek ini adalah fitur personal tour guide bagi para pengguna LinkedIn, yang baru dirilis pada bulan Agustus 2013 lalu.

Mengundang para pembicara tenar

Setiap bulan, LinkedIn menggelar "Speaker Series" sebagai ajang pencerahan bagi para karyawannya. Acara ini mengundang para pembicara tenar, kompeten, dan inspiratif. Beberapa pembicara yang pernah hadir antara lain, Deepak Chopra, Martin Luther King III, Seth Meyers (kepala penulis di acara Saturday Night Live, NBC), serta Fred Kofman (penulis buku Conscious Business).

Dana amal hingga 10.000 dollar AS

Melalui program "Innovation Grant", LinkedIn memberikan dana hibah hingga 10.000 dollar AS dari yayasan amalnya, LinkedIn For Good, untuk program amal yang dipilih langsung oleh para karyawan. Salah satu karyawan yang pernah memenangkan dana hibah ini adalah Brenda Muckle, yang menyumbangkan dana dari LinkedIn untuk membantu pembangunan sekolah di Kenya.

Laporan langsung dari CEO, 2 kali dalam sebulan

Kebanyakan CEO perusahaan hanya tampil setahun sekali, atau sebulan sekali, di depan para karyawannya untuk menyampaikan informasi tentang perkembangan bisnis perusahaan.


Namun, lain halnya dengan CEO LinkedIn. CEO Jeff Weiner, beserta jajaran eksekutif LinkedIn lainnya, menggelar pertemuan terbuka dengan semua karyawannya setiap dua minggu sekali. 

Biasanya, ada kejutan di setiap pertemuan itu. Pada Februari lalu, misalnya, Weiner memberikan hadiah iPad Mini kepada setiap karyawan. 

Kelas yoga dan bela diri gratis

Kebanyakan perusahaan menyediakan gym bagi para karyawannya. Tetapi, LinkedIn menyediakan fasilitas olahraga yang lebih baik lagi. Para karyawannya bisa mengikuti kelas yoga, kelas bela diri Tai Chi, ataupun kelas fitness, seperti Zumba dan BOSU. Fasilitas ini tak hanya membuat karyawan menjadi sehat, tetapi juga produktif.


Selasa, 03 September 2013

Bertengkar

Bertengkar
 
Alkisah di zaman dahulu di sebuah kota di Tiongkok hidup seorang hakim yang sangat dihormati, karena dia bijaksana saat memutuskan perkara, hatinya jujur, dan sikapnya tegas.  Suatu hari, datanglah dua orang laki-laki menghadap hakim itu. Mereka bertengkar hebat, bahkan nyaris beradu fisik di depan hakim itu, kalau tidak dicegah oleh para petugas keamanan. Apa yang membuat mereka bertengkar? Keduanya berdebat tentang berapa hasil hitungan 3 x 7.  Si A mengatakan hasilnya 21, sedangkan si B bersikukuh mengatakan bahwa hasilnya 37. 

Setelah mendengarkan pangkal persoalannya, hakim itu menjatuhkan hukuman cambuk 10 x bagi si A, orang yang menjawab 3 x 7 sama dengan 21. Spontan si A memprotes. Dia mengatakan bahwa jawabannya benar dan bertanya mengapa dia yang dihukum.  Seharusnya si B yang dihukum karena dia menjawab salah.

Sang hakim menjawab, "Aku memang menjatuhkan hukuman kepadamu. Hukuman ini bukan karena hasil hitunganmu, tetapi untuk kebodohanmu. Mengapa engkau mau berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3 x 7 adalah 21?  Dia (sambil menunjuk ke si B) salah dan diingatkan, tetapi dia masih ngotot dengan pendapatnya sendiri. Untuk apa kamu yang sadar & pintar ikut-ikutan menjadi bodoh?" 

Hikmah dari cerita ini adalah bahwa jika kita mau berdebat tentang sesuatu yang tidak berguna, berarti kita juga ikut
bersalah, bahkan sebenarnya lebih bersalah daripada mitra bertengkarnya. Itu berarti dengan sadar kita membuang waktu dan energi untuk hal yang tidak perlu. 

Apakah Anda juga pernah mengalaminya?  Mungkin mitra bicara/bertengkar Anda adalah pasangan hidup Anda, saudara, kerabat, sahabat, teman, atau tetangga sebelah rumah. Berdebat atau bertengkar untuk hal-hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi dengan percuma.  Anda kehilangan waktu (yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja yang menghasilkan), kehabisan energi, lelah, stres, dan ada risiko pertengkaran itu berkembang menjadi hal yang lebih serius.  Semoga kita, Anda dan saya, mau menjadi orang yang lebih bijaksana.
 
Kiriman dari Endro Widagdo

Salam, 
Alexander Sindoro

Jumat, 28 Juni 2013

Kesempatan

Jangan lengah! Hidup ini adalah kesempatan satu2nya tuk dikenal oleh TUHAN.
Pergunakan hidup ini dgn bijaksana agar dikenalnya saat kematian tiba...:

 Thn 1892  Toko Buah Yu mengangkut 50 keranjang nanas dari Laiyang ke Shanghai.
 Karena perjalanan yg jauh maka nanas² membusuk & dibuanglah nanas² itu.
Di
seberang Toko Buah Yu ini ada toko kecil dihuni sepasang suami istri yg tdk memiliki sesuatu utk dimakan & segera memungut nanas yg
dibuang itu.
Nanas  dikupas, dipotong kecil² & dijualnya.
Bisnis ini berjalan lancar.
Suami istri ini membeli nanas
busuk dari Toko Yu.Krn sudah membusuk, Toko Yu dgn senang hati menjual murah.  Nanas itu diproses menjadi kue dodol nanas & terjual laris.

Dlm waktu singkat kue dodol nanas ini menjadi makanan khas daerah Tiongkok Selatan & sampai ke kerajaan.
Pemilik Toko Yu iri, akhirnya mereka tahu bahwa kue dodol nanas itu terbuat dari nanas busuk.
Di malam harinya Yu menulis tiga aksara  “Tian Zhi Dao” (Langit Tahu),   lalu menempelnya di pintu toko kue dodol nanas.
               Esok harinya suami istri itu melihat tulisan ini. Mereka terperanjat, tahu kalau ada orang yg ingin merusak bisnis mereka.
Sang suami  tertawa & berucap, “kita kebetulan sedang berpikir mencari nama toko, hari ini ada orang yg menuliskan nama toko & mengirimnya ke depan pintu bagus sekali. Kaisar juga pernah memakan kue dodol nanas tokoku,    
   Kaisar adalah Putra Langit di masa ini, jadi sudah seharusnya kalau memakai nama ‘Tian Zhi Dao’. Oke, saya gunakan tiga aksara ini sebagai nama toko!”
Akibatnya bisnis kue dodol nanas ini menjadi semakin melejit.

Yu menjadi berang. Kmdn Yu dgn liciknya melukis di dinding toko itu seekor kura² yg menyembunyikan kepala di dlm tempurung dgn disertai tulisan: “Tidak tahu malu”
Keesokan harinya, melihat lukisan kura² ini, sepasang suami istri itu terdiam, namun sejenak kemudian berucap secara bersamaan, “Kita gunakan kura² sbg logo produk.    Kue dodol nanas dpt menyembuhkan batuk & memperpanjang usia.    Kura² adalah hewan yg panjang usianya.”
Sejak itu, logo kura² menjadi logo yg terkenal di Shanghai.

KETAHUILAH, BAHWA ORANG BIJAK ITU SETIAP SAAT DAPAT MENGUBAH TIAP GANGGUAN YG DTG MENJADI PELUANG.

Salam antusias.Sara Hanoto

Minggu, 19 Mei 2013

Dua Kantung

Dua Kantong yang Berbeda
 
Alkisah, ada seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan & ketenangan di dalam hidupnya.  Orang tersebut mempunyai dua kantong yang dibawa ke mana pun dia pergi.  Di kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tetapi kantong yang lain rapat.
 
Segala pengalaman menyakitkan yang didengarnya seperti makian, sindiran, dan kata amarah orang, ditulisnya di secarik kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang.  Sedangkan semua pengalaman yang indah, benar, dan bermanfaat, juga ditulisnya di ecarik kertas, digulung kecil, dan dimasukkannya ke dalam kantong yang rapat.
 
Di malam hari, dia mengeluarkan semua gulungan kertas dari dalam kantong yang rapat, membacanya, dan menikmati lagi hal-hal indah yang sudah dirasakannya sepanjang hari itu.  Kemudian ia merogoh kantong yang berlubang, dan dia tidak menemukan apa pun.  Oleh karena itu dia pun tertawa dan tetap bersukacita, karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.
 
Teman-teman, seperti itulah yang seharusnya kita lakukan.  Menyimpan semua yang baik di dalam “kantong yang rapat”, sehingga tidak satu pun yang baik akan hilang dari hidup kita.  Sebaliknya, masukkanlah semua pengalaman buruk dalam “kantong yang berlubang”, sehingga semuanya itu akan jatuh, hilang, dan tidak perlu kita ingat lagi.
 
Namun sayang sekali, banyak orang yang melakukan secara terbalik!  Mereka memasukkan semua pengalaman baik dalam “kantong yang berlubang”, dan pengalaman buruk dalam “kantong yang rapat”.  Artinya, mereka mengendapkan semua pengalaman yang menyakitkan hati, iri, dengki, niat untuk membalas dendam di dalam hati.  Oleh karena itu, beban berat ini membuat jiwanya menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup.  Banyak keindahan dalam hidup yang kemudian tertutup dan tidak bisa dinikmatinya.
 
Oleh karena itu, agar Anda bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda bahwa sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian).  Marilah kita belajar untuk menyimpan hanya pengalaman yang baik dan bermanfaat, dan melupakan pengalaman buruk.
 
Diedit dari artikel kiriman ibu MLT
Salam,
 
Alexander Sindoro

Selasa, 07 Mei 2013

Huruf “A” yang Hilang

Huruf “A” yang Hilang
 
Mesin tik tu2 ini  2d2l2h s2h2b2t seti2 s2y2 seb2g2i seor2ng w2rt2w2n.  Mesin tik ini seben2rny2 m2sih b2gus, h2ny2 tuts huruf ‘2’ ny2 sud2h p2t2h, sehingg2 tid2k bis2 digun2k2n l2gi.  J2di terp2ks2 s2y2 g2nti deng2n angka ‘2’, y2ng bentukny2 mirip deng2n huruf ‘2’.  Terny2t2 h2silny2 cukup mengg2nggu.
 
Huruf “a” hanya SATU dari 26 huruf standar dalam abjad Latin.  Untuk menyusun huruf menjadi kata yang bermakna, peran masing-masing huruf sama.  Kalau salah satu dari 26 huruf itu hilang atau diganti dengan huruf yang lain, maka kata yang terbentuk akan menjadi lebih sulit dibaca.
 
Dalam sebuah perusahaan, semua karyawan/wati secara bersama-sama bekerja untuk mencapai sasaran perusahaan.  Masing-masing karyawan mempunyai tugas sendiri-sendiri.  Keadaan ini dapat disetarakan seperti huruf-huruf yang disusun oleh wartawan untuk membentuk kata, kalimat, dan cerita.  Memang ada karyawan yang lebih sering muncul daripada yang lain, seperti halnya dengan huruf, tetapi masing-masing karyawan ikut berperan serta.  Tanpa peran salah seorang karyawan, proses untuk mencapai sasaran perusahaan akan terganggu, seperti kalau kita harus membaca kalimat tanpa salah satu huruf.  Semoga bermanfaat.
 
Dalam kehidupan sehari-hari, kita, saya dan Anda, mempunyai peran masing-masing dalam lingkaran pergaulan kita.  Setiap orang mempunyai peran unik dan berbeda, ada orang yang mempunyai peran ‘besar’, ada yang ‘kecil’.  Akan tetapi, sekecil apa pun peran seseorang, peran itu tidak mudah digantikan oleh orang lain.  Jadi, jangan berkecil hati. Setiap kita mempunyai peran, syukuri peran yang Anda dan berusahalah untuk melaksanakan sepenuhnya serta sebaik-baiknya.  Kalau orang lain ditugaskan untuk menggantikan peran Anda, pasti ada sesuatu yang mengganggu, ada sesuatu yang ‘tidak seperti dulu’.
 
Digubah dari inspirasi oleh Lius Wijaya
 
 
Alexander Sindoro

Terima kasih mengubah "Dunia"

Mengubah “Dunia”

 Larry dan Jo Ann adalah pasangan biasa.  Mereka tinggal di rumah yang biasa, di jalan yang biasa.  Sama seperti pasangan-pasangan lain, tak ada yang istimewa.  Mereka bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.  Kadang-kadang mereka bertengkar, masing-masing mengatakan pihak lainlah yang bersalah.  Merupakan hal yang biasa kalau Larry melontarkan kritik kepada anggota keluarga yang bertingkah laku tidak sesuai dengan seleranya.  

Suatu hari Larry berkata, “Jo Ann, sudah lama aku memperhatikan laci lemari itu selalu berisi kaos kaki dan pakaian dalamku.  Terima kasih atas kesediaanmu memperhatikan keperluanku.”  Jo Ann mengangkat matanya dari majalah yang sedang dibacanya, “Apa yang kamu inginkan, Larry?”  “Tidak ada.  Aku sungguh menghargai perhatianmu padaku.” 

Beberapa hari kemudian Larry berkata, “Jo Ann, kamu benar-benar teliti sekarang.  Dari enam belas nomor cek dalam pembukuan kita yang kau catat, lima belas betul.  Terima kasih.”  Jo Ann menunda jahitannya, “Biasanya kamu mengeluh tentang kesalahanku mencatat nomor cek.”  “Aku sungguh menghargai usahamu mencatat nomor cek dengan lebih teliti.”  “Kerasukan apa dia?” kata Jo Ann dalam hati. 

Dua hari kemudian, ketika Jo Ann menggunakan cek untuk membayar aneka makanan yang dibelinya, dia memeriksa lagi nomor cek sebelum menyerahkannya ke kasir.  Jo Ann sendiri heran mengapa dia menjadi lebih teliti sekarang. 

Suatu malam, “Masakanmu malam ini enak benar, terima kasih,” kata Larry kepada istrinya.  “Dalam 15 tahun ini, paling sedikit kamu sudah memasak 14.000 kali untukku dan anak-anak.”  Beberapa hari kemudian, “Jo Ann, rumah kita tampak rapi.  Kamu pasti sudah bekerja keras membuat rumah kita menjadi bersih dan menyenangkan.  Terima kasih.”  Jo Ann merasa heran dan khawatir, “Apa yang terjadi pada dirinya?  Dia bukan Larry yang kukenal. 

Putrinya yang berumur enam belas tahun juga merasakan keanehan itu.  “Apakah ayah sakit, bu?  Kamarku berantakan dan dia mengatakan aku manis.  Apa yang terjadi, bu?” Setelah beberapa minggu berlalu, Jo Ann kadang-kadang mulai menggumamkan ucapan, “Terima kasih”atas pujian Larry.  Dalam hati dia masih percaya bahwa suatu saat keadaan akan kembali menjadi “normal” lagi. 

Suatu malam sehabis makan, “Jo Ann, pasti kau lelah telah bekerja seharian.  Biar aku yang mencuci perabot makan kita.  Istirahatlah.”  Ada keheningan, lama.  “Terima kasih Larry.  Terima kasih banyak,” kata Jo Ann sambil beranjak dari dapur. 

Hari-hari Jo Ann terasa lebih ringan, rasa percaya dirinya meningkat, kadang-kadang dia bersenandung.  Dia tidak demikian murung lagi sekarang.  “Aku lebih menyukai sikap Larry yang sekarang,” kata Jo Ann dalam hati.

 Suatu hari, “Larry, aku mengucapkan terima kasih atas kesediaanmu bekerja dan menjamin kehidupan keluarga selama ini.  Tak pernah terpikirkan olehku untuk memberitahumu bahwa aku amat menghargai jerih payahmu.

Larry tidak pernah menceritakan apa yang membuatnya berubah, walaupun Jo Ann mendesaknya.  Dan hal itu menjadi misteri kehidupan, dan itu amat disyukuri oleh Jo Ann.

Diedit dari cerita yang dituturkan oleh Jo Ann kepada Desert News dalam Chicken Soup for the Soul


Salam,

Alexander Sindoro

Gado - Gado

Gado-gado

“Saya paling doyan gado-gado buatan mpok Ani yang berjualan di pasar. Bumbu kacangnya mantap, manisnya pas, asam dari rasa asam Jawa pas, pedasnya cukup. Sayurnya segar,” kata seorang teman. “Ah, itu sih terlalu manis untukku. Aku lebih suka yang lebih asin. Pak Jarot yang berjualan di depan toko kelontong itu menambahkan sedikit terasi dalam bumbu kacangnya. Uenak banget,” kata teman lain yang berasal dari Surabaya. “Kalau gado-gado, tidak ada yang bisa melawan buatan bik Rampet. Bumbu kacangnya bukan semua kacang tanah, tapi dicampur dengan kacang mete. Wah, gurih benar,” tutur teman lain dari Bandung.

Gado-gado pada dasarnya adalah aneka macam sayuran yang disiram bumbu kacang untuk memberikan rasa. Ada yang menyediakan ketupat, lontong, atau nasi sebagai “makanan pokok”, ada yang menambahkan telur, dan biasanya dilengkapi dengan kerupuk dan/atau emping. Masalah selera, tentu tergantung pada orang yang menyantapnya. Bagi penggemar pedas, tentu ingin yang cabainya banyak; orang yang lahir di Jawa Tengah mungkin lebih gemar bumbu yang dominan manis. Tentu saja ada rasa gado-gado yang “universal”, banyak penggemarnya, karena rasanya tidak ekstrem.

Kita, saya dan Anda, mirip dengan peracik gado-gado. Dalam pergaulan sehari-hari, kita bertemu dan berinteraksi dengan orang lain. Semanis apa senyuman Anda, seramah apa tegur sapa Anda, setulus apa tertawa Anda, seserius apa Anda mendengarkan keluh-kesah teman, pertolongan apa yang Anda berikan pada teman terkena musibah, dan masih banyak faktor lain, bagaikan aneka bumbu yang diambil oleh peracik gado-gado. Apakah teman-teman Anda menilai Anda sebagai orang yang suka menolong, atau judes, atau si biang kerok, atau bikin sebel, atau pemarah, atau kehadiran Anda dirindukan oleh mereka tergantung dari bumbu apa saja dan seberapa banyak yang Anda gunakan untuk meracik “gado-gado” Anda.

Kalau Anda sudah puas dengan “gado-gado” racikan Anda, tidak ada orang yang bisa menyalahkan Anda. Akan tetapi, kalau Anda ingin mengubah kesan dari teman-teman Anda, tentu Anda perlu mengubah bumbu “gado-gado” yang Anda gunakan. Anda perlu mawas diri, melihat orang yang ideal, menurut Anda, mengenali perbedaan apa saja antara dia dan Anda, kemudian mengubah diri Anda. Tentu Anda tidak mungkin menjadi persis seperti orang yang Anda idolakan, tetapi Anda dapat mendekati agar mirip kepribadiannya. Selamat mencoba “bumbu baru”.

Salam,


Alexander Sindoro

Kamis, 02 Mei 2013

Kisah Empat Apel

Kisah Empat Apel!



Seorang anak ditanya gurunya, “Kalau saya kasih kamu sebuah apel, lalu saya kasih satu lagi dan kemudian saya kasih kamu satu lagi. Berapa apelmu sekarang?”

Si Jenny menjawab, “Empat!”. Murid yang lain menertawakannya.

Lho, “Kok bisa. Saya ulangi lagi, saya kasih kamu satu apel, trus saya kasihkan satu, lalu kemudian ditambahkan satu lagi. Jadi berapa?”

Si Jenny masih berteriak, “Empat!”

Bodohnya anak ini, pikir gurunya. Lantas, si guru mendapat ide lain untuk menerangkan.

“Gini deh, Jenny. Saya pakai contoh yang mudah. Di tangan Pak guru ada buah strawberry. Nah, bapak kasih satu, lalu kasih satu, lantas dikasih satu lagi. Berapa jumlahnya?”

“Tiga!”

“Pinter! Nah sekarang saya kasih apel satu, lalu dikasih apel lagi lalu dikasih lagi sebuah apel. Berapa dong jumlahnya?”

“Empat!”

“Lha kok bisa?”

“Soalnya, di tas saya sudah ada satu apel, Pak!”



Hmmm, yang bodoh siapa, gurunya atau muridnya?

Jangan cepat menyimpulkan, sebelum engkau mencari tahu apa yang ada di dalam pikiran sesekarang.

@anthony_dmartin

Jumat, 15 Maret 2013

Emotional Dashboard

Dashboard:

1. Bensin (Level Energi). Apakah bahan bakar masih cukup? Ini ibaratkan energy level yang kita miliki ketika bekerja. Kalau energy level rendah, kita merasa malas bekerja, lama menyelesaikan pekerjaan.



2. Termometer (Level Emosi). Pada mobil, mesinnya bisa panas atau dingin. Pada manusia, orang yang energy levelnya rendah terlihat moody, sendu, melo. Orang yang energy levelnya sangat tinggi mudah marah, jengkel. Manusia memerlukan jeda/istirahat agar energy levelnya tidak ekstrem.



3. Speedometer (Level Stress). Disaat stress, beban emosi lagi tinggi, jantung berdetak dengan kencang. Sebaliknya disaat level stress rendah, tidak ada usaha, tidak ada tantangan yang dihadapi. Demikian pula sebaliknya, ketika tidak ada tantangan, level stress rendah.

Ada kisah seseorang yang target tahunannya sudah tercapai pada bulan Maret. Dia memperlambat pekerjaannya supaya tidak terlihat menganggur. Apakah targetnya kerendahan, atau dianya hebat.



4. Petunjuk Oli. (Level Motivasi). Oli bisa kehilangan fungsinya setelah sekian lama dipakai dan memerlukan ganti oli. Motivasi juga sama, dimana seiring dengan berjalannya waktu, level motivasi bisa drop. Oli itu ibaratkan makna, alasan didalam motivasi. Bila seseorang kehilangan makna akan apa yang dilakukannya, maka motivasinyapun akan rendah.

Antonio Dio Martin

Jumat, 08 Maret 2013

Terapi Image Rehearsal Ciptakan Mimpi Indah


Terapi Image Rehearsal Ciptakan Mimpi Indah
Penulis : prita daneswari

PENGALAMAN buruk seperti pernah merasakan suatu situasi yang menegangkan semisal bencana alam pastinya akan meninggalkan trauma tersendiri. Seperti masyarakat Tanah Air yang telah melalui berbagai bencana alam. Dan, tak sedikit pula yang mengalami mimpi buruk berulang karena belum hilangnya perasaan takut tersebut.

Ketika bermimpi buruk, sebagian orang akan terbangun dengan rasa takut dan cemas sehingga sulit untuk kembali tertidur lelap. Namun, kini ditemukan sebuah cara baru untuk mengubah mimpi buruk menjadi mimpi indah.

Tak hanya di Indonesia, tentunya juga ada jutaan masyarakat dunia yang kerap mengalami mimpi buruk seperti sedang dikejar oleh sesuatu atau terjebak di sebuah tempat, bahkan mimpi yang menakutkan seperti bertemu dengan makhluk yang menakutkan. Ilmuwan yang meneliti perilaku tidur Dr Ross Levin mengatakan ada orang yang memiliki kepribadian yang lebih cenderung mengalami mimpi buruk. Satu cara terbaru untuk mengatasinya yakni dengan terapi image rehearsal yang dilakukan dalam tiga tahap.

"Orang yang mudah cemas, yang tengah tertekan, terutama tengan mangalami situasi yang buruk memang akan cenderung mengalami mimpi buruk lebih sering," kata Dr Levin.

"Dengan membayangkan mimpi buruk dan terus berusaha mengubah kisah yang ada dalam mimpi dengan cara yang menyenangkan. Dengan begitu, secara bertahap mimpi buruk akan terasa kurang menakutkan," jelasnya. Dengan terus berusaha melatihnya setiap hari, sistem syaraf akan lebih tenang dan lama-kelamaan mimpi buruk akan menghilang.

Dr Levin mengisahkan ia pernah memiliki pasien yang selalu bermimpi dikejar oleh sesuatu hingga menuju ke sebuah lorong yang gelap. Untuk mengatasinya, Dr Levin mengupayakan agar pasiennya tersebut mengubah mimpi tersebut. Ia lalu mencoba mengubah kisah mimpi itu dengan menjadikan pria itu berhasil mengejar si pasien lalu berkata, "Maaf, dompet Anda tertinggal di meja." Dengan akhir cerita seperti itu, si pasien memang akan tetap bermimpi dengan akhir cerita yang sama selam 4-5 hari berikutnya.
Lama-kelamaan, ia pun menjadi tak takut dan mimpi itu akan menghilang. (Pri/OL-06)

Selasa, 09 November 2010 10:05 WIB

Kekayaan, Kesuksesan, Cinta

Kekayaan, Kesuksesan, Cinta

Suatu ketika, ada seorang perempuan yang kembali pulang ke rumah dan ia melihat ada tiga orang laki-laki berjanggut yang duduk di halaman depan. Perempuan itu tidak mengenal mereka semua.

Perempuan itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut kalian."

Laki-laki berjanggut itu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"

Perempuan itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar."

"Oh, kalau begitu kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali," kata laki-laki itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata kepada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini."

Perempuan itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama," kata laki-laki itu hampir bersamaan.

"Lho, kenapa?" tanya perempuan itu karena merasa heran.

Salah seorang laki-laki itu berkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang laki-laki berjanggut di sebelahnya, "Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan," sambil memegang bahu laki-laki berjanggut lainnya. "Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu."

Perempuan itu kembali masuk ke dalam dan memberitahu pesan laki-laki di luar. Suaminya pun merasa heran. "Oh, menyenangkan sekali. Baiklah kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan."

Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. "Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh kehangatan Cinta."

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. "Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, si Cinta menjadi teman santap malam kita."

Perempuan itu kembali ke luar dan bertanya kepada tiga laki-laki itu, "Siapa di antara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."

Si Cinta bangkit dan berjalan menuju beranda rumah. Oh, ternyata kedua laki-laki berjanggut lainnya pun ikut serta.

Karena merasa ganjil, perempuan itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan, "Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kalian ikut juga?"

Kedua laki-laki yang ditanya itu menjawab bersamaan, "Kalau Anda mengundang si Kekayaan atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya.

Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab ketahuilah, sebenarnya kami buta dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita kepada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan, saat kami menjalani hidup ini."

Mengelola Semangat Dengan Pikiran

Mengelola Semangat dengan Pikiran

Dalam jurnal Psychological Science,

Veronika Job, peneliti dari Stanford University melakukan serangkaian eksperimen untuk menguji para mahasiswa tentang kegigihan mereka.

"Mahasiswa yang diberikan pengaruh bahwa konsentrasi mereka ada batasnya harus mengambil jeda beberapa saat sebelum melakukan tugas berikutnya.
Dan yang diberikan keyakinan bahwa semangat adalah sesuatu yang tidak terbatas, membuat mahasiswa lainnya lebih kuat dalam menghadapi tantangan tugas sulit,"

Dari hasil penelitian mereka, diketahui:
- Kuat tidaknya seseorang menghadapi godaan sangat ditentukan oleh kekuatan pikiran.
- Kesanggupan seseorang untuk terus bekerja atau bersemangat sangat ditentukan oleh seberapa besar dan sebatas apa keyakinan mereka mampu melakukannya.
- Semangat yang layu lebih disebabkan karena faktor mindset belaka.

"Bila Anda merasa semangat itu ada batasnya, maka Anda juga akan mudah lelah jika melakukan pekerjaan yang sulit. Tapi jika Anda merasa tekad dan semangat adalah sesuatu yang tak mudah habis, Anda bisa terus dan terus,"

Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan keyakinan untuk mengatasi orang yang kecanduan atau menangani para pekerja yang sering kehilangan motivasi bekerja.

Apa yang kita pikirkan akan mendefinisikan semangat kita. Sangat penting untuk selalu membuat diri termotivasi dan memanamkan dalam pikiran bahwa kita mampu memberikan hasil terbaik.

Semangat !!!

Kompas, 18 Oktober 2010 | 15.28 WIB

Timun Emas

”Mbah Buto Ijo”
Cerita Panji bermuatan ”ramalam masa depan” yang menyangkut sistem sosial-ekonomi kapitalis. Alkisah, ada seorang janda disebut Mbok Rondho. Dia ingin sekali memiliki seorang anak. Maka, datanglah dia kepada seorang raksasa bernama Mbah Buto Ijo agar hajatnya terkabulkan. Buto Ijo setuju dengan syarat kelak agar anaknya diberikan kepadanya untuk dimangsa. Lantaran keinginan yang tidak terbendung, Mbok Rondho itu setuju saja.

Dalam cerita dongeng tersebut tidak dijelaskan bagaimana prosesnya sehingga Mbok Rondho benar-benar mempunyai anak perempuan yang diberi nama Timun Emas. Setelah Timur Emas menapak usia remaja, Mbok Rondho ingat janjinya. Akan tetapi, dia tidak tega memberikan anaknya untuk dimangsa Buto Ijo.
Lantas berkunjunglah Mbok Rondho bersama Timun Emas kepada seorang pertapa di Gunung Gundul. Oleh pertapa tersebut Timun Emas diberi empat macam senjata penolak bala, yaitu jarum, biji timun, garam, dan secuil terasi. Pertapa itu berpesan apabila Buto Ijo mengejar, senjata tersebut supaya dilemparkan satu per satu.

Tiba saatnya Buto Ijo menagih janji. Walaupun Mbok Rondho dan Timun Emas memohon agar keinginan tersebut dibatalkan, tetapi Buto Ijo tidak bisa mengendalikan kerakusannya. Apalagi setelah melihat tubuh Timun Emas yang semloheh....

Timun Emas melarikan diri sambil melemparkan jarum. Maka, muncullah hutan dengan pepohonan yang lebat. Buto Ijo pun membabati hutan tersebut sampai bisa mendekati Timun Emas.
Dalam keadaan terpepet, Timun Emas melempar biji timun. Maka, jadilah ladang timun yang suburdengan batangnya yang melingkar-lingkar. Buto Ijo dengan mudahnya membabati tanaman tersebut.
Begitu Buto Ijo berhasil mendekat, Timun Emas melem- par garam. Maka jadilah laut. Buto Ijo bisa menyeberangi laut itu dan hampir saja menangkap Timun Emas. Dalam situasi gawat, Timun Emas melempar terasi dan jadilah danau lumpur. Danau lumpur tersebut semakin meluas dan menenggelamkan Buto Ijo.

Cerita ini ditafsirkan bagaimana rakyat menghadapi sistem kapitalisme raksasa. Sosok Mbok Rondho sebagai kiasan rakyat yang melarat. Timun Emas adalah kiasan dari kekayaan harta benda. Bermaksud mendapatkan kekayaan, rakyat datang kepada kekuatan kapitalisme yang dikiaskan dengan Buto Ijo. Buto atau raksasa itu biasanya bersifat jahat, tamak, rakus, dan mentalan. Dari situ pula lahir penafsiran sistem ijon.
Kapitalisme tidak pernah memberikan suatu dengan gratis, apalagi yang bersifat sedekah. Tidak peduli terhadap kemanusiaan. Selalu hanya pertimbangan mendapat keuntungan yang lebih besar dari apa yang diinvestasikan atau pura-pura disedekahkan.

Untuk mereguk Timun Emas atau kekayaan, kapitalisme akan menerjang apa saja biarpun ladang pertanian, hutan, ataupun lautan. Namun, pada akhirnya keserakahan, kerakusan, ketakaburan kapitalisme raksasa pada akhirnya akan ditenggelamkan bumi.

Cerita Timun Emas sarat ajaran bahwa manusia tidak boleh rakus, serakah. Kalau memberikan pertolongan, berikan dengan ikhlas tanpa pamrih. Kejahatan kemanusiaan akan membuat bumi murka.

Mau Punya Tetangga Musuh atau Teman?

MAU PUNYA TETANGGA
MUSUH ATAU TEMAN?

Pd zaman Tiongkok Kuno, ada seorg petani mempunyai seog tetangga yg berprofesi sbg pemburu & mempunyai anjing-anjing yg galak & kurang terlatih.
Anjing-anjing itu sering melompati pagar & mengejar-ngejar domba-domba petani.

Petani itu meminta tetangganya u/ menjaga anjing-anjingnya, ttp ia tidak mau peduli.

Suatu hari aning-anjing itu melompati pagar & menyerang beberapa kambing shg terluka parah.

Petani itu merasa tak sabar & memutuskan u/ pergi ke kota u/ berkonsultasi pd seorg hakim.
Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dgn hati-hati & berkata,
"Saya bisa saja menghukum pemburu itu & memerintahkan dia u/ merantai & mengurung anjing-anjingnya.
Tetapi Anda akan kehilangan seorang teman & mendapatkan seorang musuh.
Mana yang kau inginkan, teman atau musuh yg jadi tetanggamu?"
Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.
"Baik, saya akan menawari Anda sebuah solusi yang mana Anda harus menjaga domba-domba Anda supaya tetap aman & ini akan membuat tetangga Anda tetap sebagai teman."
Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.

Ketika sampai dirumah, petani itu sgr melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga domba terbaiknya & menghadiahkannya kpd 3 anak tetangganya itu, yg mana ia menerima dgn sukacita & mulai bermain dgn domba-domba tsb.

Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya.
Sejak saat itu anjing-anjing itu tak pernah menggangu domba-domba pak tani.
Disamping rasa terima kasihnya kpd kedermawaan petani kpd anak-anaknya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kpd petani. Sbg balasannya petani mengirimkan daging domba & keju buatannya.
Dlm wkt singkat tetangga itu menjadi teman yg baik.

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan:
"Cara Terbaik untuk mengalahkan & mempengaruhi orang adalah dgn kebajikan & belas kasih.

Hasta Brata

Menggali kepemimpinan asli di Indonesia. Bisa kita lihat dalam lakon wayang: Wahyu Makutha Rama.

Diceritakan siapa saja yang ingin menjadi raja di raja, harus menjalani laku (tapa dan mencari)untuk mendapatkan Wahyu Makutha Rama yang berisi ajaran Hasta Brata.
Akhir cerita: Arjuna yg mendapatkan Wahyu tersebut dan anaknya Parikesit yang menjadi raja berikutnya.

Hasta berarti 8, Brata berarti sikap atau laku. Hasta Brata ini adalah quality of leadership yang di gali dari budaya Indonesia dan asli Indonesia.

Cara mencarinya adalah dari fenomena alam, karena memang hukum manusia itu adalah nature (alam). Kita harus belajar dari alam, jagat kecil yaitu diri kita ini dikaitkan dengan jagat gede yaitu jagat raya. Kita pribadi selalu dilihat dengan konteks jagat yang lebih besar . Kita belajar dari konteks yang lebih besar itu.

Hasta Brata adalah ajaran tentang kepemimpinan, siapa pun adalah pemimpin, apalagi kalau memegang jabatan yang tinggi. Sebagai pemimpin maka setiap orang harus mengerti bagaimana bersikap sebagai pemimpin yang baik.

Secara singkat isi Hasta Brata itu adalah:

1. Surya yaitu matahari.
Matahari memancarkan sinar terang sebagai sumber kehidupan yang membuat semua makhluk tumbuh dan berkembang. Seorang pemimpin hendaknya mampu menumbuhkembangkan daya hidup rakyatnya untuk membangun bangsa dan negara, dengan memberikan bekal hadir dan batin untuk dapat berkarya.
(empowering)

2. Candra yaitu bulan.
Bulan memancarkan sinar kegelapan malam. Cahaya bulan yang lembut mampu menumbuhkan semangat dan harapan-harapan yang indah. Seorang pemimpin hendaknya mampu memberikan dorongan atau motivasi untuk membangkitkan semangat rakyatnya, dalam suasana suka dan duka.
(Encouraging)

3.Kartika yaitu bintang.
Bintang memancarkan sinar indah kemilauan, mempunyai tempat yang tepat di langit hingga dapat menjadi pedoman arah. Seorang pemimpin hendaknya menjadi teladan, untuk membuat kebaikan. Tidak ragu menjalankan keputusan yang disepakati, serta tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang akan menyesatkan.
(Inspiring)

4.Angkasa yaitu langit.
Langit itu luas tak terbatas, hingga mampu menampung apa saja yang datang padanya. Seorang pemimpin hendaknya mempunyai keluasan batin dan kemampuan mengendalikan diri yang kuat, higga dengan sabar mampu menampung pendapat rakyatnya yang bermacam-macam.

5.Maruta yaitu angin.
Angin selalu ada di mana-mana, tanpa membedakan tempat serta selalu mengisi semua ruang yang kosong. Seorang pemimpin hendaknya selalu dekat dengan rakyat, tanpa membedakan derajat da martabatnya, bisa mengetahui keadaan dan keinginan rakyatnya. Mampu memahami dan menyerap aspirasi.
(Participative)

` 6.Samodra yaitu laut /air.
Laut, betapapun luasnya, senantiasa mempunyai permukaan yang rata dan bersifat sejuk menyegarkan. Seorang pemimipin hendaknya menempatkan semua orang pada derajat dan martabat yang sama, sehingga dapat berlaku adil, bijaksana, dan penuh kasih sayang terhadap rakyatnya.
(Value: team playership, service-mindedness)

7.Dahana yaitu api.
Api mempunyai kemampuan untuk membakar habis dan menghancurleburkan segala sesuatu yang bersentuhan dengannya. Seorang pemimpin hendaknya berwibawa dan berani menegakkan kebenaran dan keadilan secara tegas dan tuntas tanpa pandang bulu.
(Decisiveness)

8.Bumi yaitu bumi / tanah.
Bumi mempunyai sifat kuat dan murah hati. Selalu memberi hasil kepada siapapun yang mengolah dan memeliharanya dengan tekun. Seorang pemimpin hedaknya berwatak sentosa, teguh dan murah hati, suka beramal dan senantiasa berusaha untuk tidak mengecewakan kepercayaan rakyatnya.
(process driven-performance oriented)

Love You Mom

“RYN, bangun.. Sarapanmu udah mama siapin di meja.” Tradisi ini sudah berlangsung 22 tahun, sejak pertama kali aku bisa mengingat tapi kebiasaan mama tak pernah berubah,meskipun aku hanya pulang sekali2 menjenguknya

“Mama sayang… ga usah repot-repot ma, aku sudah dewasa.” pintaku pada mama pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.

Pun ketika mama mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya, ingin kubalas jasa mama selama ini dengan hasil keringatku.. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

Kenapa mama mudah sekali sedih? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami mama karena dari sebuah artikel yang kubaca.. orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak. tapi entahlah..
Niatku ingin membahagiakan malah membuat mama sedih. Seperti biasa, mama tidak akan pernah mengatakan apa-apa.

Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya “Ma, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan mama. Apa yang bikin mama sedih?” Kutatap sudut-sudut mata mama, ada genangan air mata di sana. Terbata-bata mama berkata, “Tiba-tiba mama merasa kalian tidak lagi membutuhkan mama. Kamu sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Mama tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kamu, mama tidak bisa lagi jajanin kamu. Semua sudah bisa kamu lakukan sendiri”

Ah, Ya Tuhan, ternyata buat seorang Ibu.. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya.
Diam-diam aku merenungkan. Apa yang telah kupersembahkan untuk mama dalam usiaku sekarang? Adakah mama bahagia dan bangga pada putrinya?

Ketika itu kutanya pada mama. Mama menjawab “Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kamu berikan pada mama. Kamu tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kamu berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat mama. Setelah dewasa, kamu berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat mama. Setiap kali binar mata kamu mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua.”

Lagi-lagi aku hanya bisa berucap “Ampunkan aku ya Tuhan kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada mama. Masih banyak alasan ketika mama menginginkan sesuatu.”
Betapa sabarnya mamaku melalui liku-liku kehidupan..

Mamaku seorang yang idealis, menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun. Ah, maafin kami mama….. 18 jam sehari sebagai “pekerja” seakan tak pernah membuat mama lelah..
Sanggupkah aku ya Tuhan?

— +++ —

“Ryn, bangun nak.. sarapannya udah mama siapin di meja.. ”
Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul mama sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan.. “Terimakasih mama, aku beruntung sekali memiliki mama yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan mama.”
Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan..
Cintaku ini milikmu, Mama. Aku masih sangat membutuhkanmu.. Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..

— +++ —

Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat “Aku sayang padamu.” Namun begitu, Tuhan menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai..
Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita, Ibu.. Walau mereka tak pernah meminta. Percayalah.. kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia.

“Ya Tuhan, cintailah mamaku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan mama selagi ENGKAU mengizinkan aku hidup. Dan jika saatnya nanti mama Kau panggil, terimalah dan jagalah ia disisiMu.. Titip mamaku ya Tuhan..”

Untuk dan oleh semua Mama yang mencintai anak-anaknya dan semua anak yang mencintai Mamanya..

(dikutip dari karya : Catarina Angie)

Syukur dan Bahagia

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan.

Lewatlah sebuah motor di depan mereka.
Berkatalah petani ini pada istrinya: "Lihatlah Bu, betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu, meskipun mereka juga kehujanan, tapi mereka bisa cepat sampai di rumah. Tidak seperti kita yang harus lelah berjalan untuk sampai ke rumah."

Sementara itu, pengendara sepeda motor dan istrinya yang sedang berboncengan di bawah derasnya air hujan, melihat sebuah mobil pick up lewat di depan mereka.
Pengendara motor itu berkata kepada istrinya: "Lihat bu, betapa bahagianya orang yang naik mobil itu. Mereka tidak perlu kehujanan seperti kita."

Di dalam mobil pick up yang dikendarai sepasang suami istri, terjadi perbincangan, ketika sebuah mobil sedan Mercy lewat di hadapan mereka.
"Lihatlah bu, betapa bahagia orang yang naik mobil bagus itu. Mobil itu pasti nyaman dikendarai, tidak seperti mobil kita yang sering mogok."

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya, dan ketika dia melihat sepasang suami istri yang berjalan bergandengan tangan di bawah guyuran air hujan.
Pria kaya itu berkata dalam hatinya: "Betapa bahagianya suami istri itu. Mereka dengan mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini. Sementara aku dan istriku tidak pernah punya waktu untuk berdua karena kesibukan kami masing masing.

"Kebahagiaan tak akan pernah kau miliki jika kau hanya melihat kebahagiaan milik orang lain, dan selalu membandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.

Bersyukurlah atas hidupmu supaya kau tahu di mana kebahagiaan itu berada.

Senin, 04 Maret 2013

Bahagia

Bahagia

Seorang wanita cantik, kaya, dan hidup nyaris sempurna secara ekonomi dan fisik, merasa ad yang kurang dalam dirinya. Suatu hari, ketika tidak tahan dengan impitan kekosongan dalam hidup, dia mendatangi psikiaternya, dan bercerita. Ia ingin merasa bahagia. Maka si psikiater memanggil seorang wanita tua penyapu lantai dan berkata kepada si wanita kaya, “Saya akan menyuruh Rabi’ah di sini untuk menceritakan kepada Anda bagaimana dia menemukan kebahagiaan.

Saya ingin Anda mendengarnya.” Si wanita tua meletakkan gagang sapunya dan duduk di kursi dan menceritakan kisahnya: “OK, suamiku meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anak tunggalku tewas akibat kecelakaan. Aku tidak punya siapa-siapa. Aku kehilangan segalanya. Aku tidak bisa tidur, tidak bisa makan, aku tidak pernah tersenyum kepada siapa pun, bahkan aku berpikir untuk mengakhiri hidupku.

Sampai suatu sore seekor anak kucing mengikutiku pulang. Sejenak aku merasa kasihan melihatnya. Cuaca dingin di luar, jadi aku memutuskan membiarkan anak kucing itu masuk ke rumah. Aku memberikannya susu dan dia minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kakiku dan, untuk pertama kalinya aku tersenyum.

Sesaat kemudian aku berpikir, jikalau membantu seekor anak kucing saja bisa membuat aku tersenyum, maka mungkin melakukan sesuatu bagi orang lain akan membuatku bahagia. Maka di kemudian hari aku membawa beberapa biskuit untuk diberikan kepada tetangga yang terbaring sakit di tempat tidur.

Tiap hari aku mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada setiap orang. Hal itu membuat aku bahagia tatkala melihat orang lain bahagia. Hari ini, aku tak tahu apa ada orang yang bisa tidur dan makan lebih baik dariku. Aku telah menemukan kebahagiaan dengan memberi.”

Ketika si wanita kaya mendengarkan hal itu, menangislah dia. Dia memiliki segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang namun dia kehilangan sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Jadi, mulailah memberi kebahagiaan kepada orang lain maka kita akan merasakan sensasi kebahagiaan yang tidak pernah kita duga sebelumnya ..

Motivasi

Lima Tip. oleh Andrie Wongso

1. If you are right, then there is no need to get angry.
And if you are wrong then you don't have any right to get angry.

Jika Anda benar, maka Anda tidak perlu marah.
Dan jika Anda salah, maka Anda tidak layak marah.

2. Patience with family is love.
Patience with others is respect.
Patience with self is confidence.

Sabar dengan keluarga, itu namanya cinta.
Sabar dengan orang lain, itu namanya respek.
Sabar dengan diri sendiri, itulah kepercayaan diri.

3. Never think hard about the past, it brings tears.
Don't think more about the future, it brings fears.
Live this moment with a smile, it brings cheers.

Jangan berpikir terlalu serius mengenai masa lalu, itu Anda sedih.
Jangan pula berpikir terlalu banyak mengenai masa depan, itu membuat Anda takut.
Jalani hidup saat ini dengan senyuman, itu akan membuat Anda bersukacita.

4. Every test in our life can makes us bitter or better.
Every problem comes to make us or break us.
The choice is ours, whether we become victim or victorious.

Setiap cobaan dalam hidup kita, bisa membuat kita lebih terpuruk atau lebih baik.
Setiap masalah datang untuk membuat kita lebih berprestasi, atau hancur sama sekali.
Pilihan ada di tangan kita, apakah kita memilih untuk menjadi seorang pecundang atau pemenang.

5. Search a beautiful heart, not a beautiful face.
Beautiful things are not always good, but good things are always beautiful.

Temukan hati yang indah/tulus, bukan wajah yang rupawan.
Hal-hal yang indah tidak selalu baik, namun hal-hal yang baik selalu indah.

Kiriman dari Endro Widagdo

Alexander Sindoro

Bukan Karena

BUKAN karena hari ini INDAH, maka kita BAHAGIA ...
melainkan karena kita BAHAGIA, maka hari ini menjadi INDAH.

BUKAN karena tak ada RINTANGAN, maka kita menjadi OPTIMIS ...
melainkan karena kita OPTIMIS, maka RINTANGAN menjadi tak terasa.

BUKAN karena MUDAH, maka kita YAKIN BISA ...
melainkan karena kita YAKIN BISA, maka semuanya menjadi MUDAH.

BUKAN karena semua BAIK, maka kita TERSENYUM ...
melainkan karena kita mau TERSENYUM, maka semua menjadi BAIK.

Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.

Diedit dari artikel kiriman Budi Sulistyo

Alexander Sindoro

Bill Gates

Bill Gates

Siapa tidak kenal Bill Gates? Pendiri perusahaan software raksasa Microsoft ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Dia juga dikenal sebagai dermawan yang banyak sekali menyumbangkan uang bagi aktivitas kemanusiaan melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.

Dalam beberapa kesempatan, drop out dari Universitas Harvard ini mengemukakan beberapa quote yang mungkin bisa menginspirasi. Berikut beberapa di antaranya yang dikutip dari berbagai sumber:

- Saya sungguh memiliki banyak impian ketika masih kecil dan saya pikir hal itu tumbuh dari fakta bahwa saya punya kesempatan untuk banyak membaca.

- Saya gagal dalam beberapa subyek saat ujian, namun teman saya lulus semuanya. Sekarang dia bekerja sebagai seorang insinyur di Microsoft dan saya adalah pemilik Microsoft.

- Jika Anda tidak bisa membuatnya dengan baik, setidaknya buatlah terlihat baik.

- Tidak masalah untuk merayakan kesuksesan, namun lebih penting untuk memperhatikan pelajaran dari kegagalan.

- Berlakulah baik kepada para pekerja. Ada kemungkinan Anda akan bekerja untuk salah satu dari mereka.

- Dalam bisnis ini, saat Anda menyadari sedang berada dalam masalah, sudah terlambat untuk menyelamatkan diri. Kecuali Anda ketakutan setiap saat, Anda musnah.

- Teknologi hanyalah alat. Untuk membuat anak-anak bekerja sama dan memotivasi mereka, guru adalah yang paling penting.

- Jika Anda pikir guru Anda adalah orang yang keras, tunggulah sampai Anda memiliki bos. - Televisi bukanlah kehidupan yang nyata. Di kehidupan sebenarnya, orang-orang harus meninggalkan warung kopi dan pergi bekerja.

- Jangan merengek-rengek tentang kesalahan Anda, belajarlah dari kesalahan itu.

- Saya yakin jika Anda menunjukkan orang permasalahannya dan menunjukkan pada mereka solusi, mereka akan bergerak untuk beraksi.

- Saya mengambil langkah raksasa dan segera. Jika Anda berada di tempat dan waktu yang tepat dan memiliki visi ke mana teknologi baru akan menuju namun Anda tidak beraksi, Anda tidak akan pernah bisa sukses.

Anthonio Dio Martin