Dua Kantong yang Berbeda
Alkisah, ada seseorang yang sangat menikmati kebahagiaan & ketenangan di dalam hidupnya. Orang tersebut mempunyai dua kantong yang dibawa ke mana pun dia pergi. Di kantong yang satu terdapat lubang di bawahnya, tetapi kantong yang lain rapat.
Segala pengalaman menyakitkan yang didengarnya seperti makian, sindiran, dan kata amarah orang, ditulisnya di secarik kertas, digulung kecil, kemudian dimasukkannya ke dalam kantong yang berlubang. Sedangkan semua pengalaman yang indah, benar, dan bermanfaat, juga ditulisnya di ecarik kertas, digulung kecil, dan dimasukkannya ke dalam kantong yang rapat.
Di malam hari, dia mengeluarkan semua gulungan kertas dari dalam kantong yang rapat, membacanya, dan menikmati lagi hal-hal indah yang sudah dirasakannya sepanjang hari itu. Kemudian ia merogoh kantong yang berlubang, dan dia tidak menemukan apa pun. Oleh karena itu dia pun tertawa dan tetap bersukacita, karena tidak ada sesuatu yang dapat merusak hati dan jiwanya.
Teman-teman, seperti itulah yang seharusnya kita lakukan. Menyimpan semua yang baik di dalam “kantong yang rapat”, sehingga tidak satu pun yang baik akan hilang dari hidup kita. Sebaliknya, masukkanlah semua pengalaman buruk dalam “kantong yang berlubang”, sehingga semuanya itu akan jatuh, hilang, dan tidak perlu kita ingat lagi.
Namun sayang sekali, banyak orang yang melakukan secara terbalik! Mereka memasukkan semua pengalaman baik dalam “kantong yang berlubang”, dan pengalaman buruk dalam “kantong yang rapat”. Artinya, mereka mengendapkan semua pengalaman yang menyakitkan hati, iri, dengki, niat untuk membalas dendam di dalam hati. Oleh karena itu, beban berat ini membuat jiwanya menjadi tertekan & tidak ada gairah dalam menjalani hidup. Banyak keindahan dalam hidup yang kemudian tertutup dan tidak bisa dinikmatinya.
Oleh karena itu, agar Anda bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan tenang jangan menyimpan apa yang tidak baik di dalam hidup kita (tahukah Anda bahwa sakit hati, iri hati, dendam, dan kemarahan juga bisa menyebabkan penyakit serius, bahkan kematian). Marilah kita belajar untuk menyimpan hanya pengalaman yang baik dan bermanfaat, dan melupakan pengalaman buruk.
Diedit dari artikel kiriman ibu MLT
Salam,
Alexander Sindoro
Minggu, 19 Mei 2013
Dua Kantung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar