Selasa, 23 Desember 2014

Ibu

" Di Jepang pernah ada tradisi membuang org yg sudah tua ke hutan.

Mrk yg dibuang adl org tua yg sudah tdk berdaya sehingga tdk memberatkan kehidupan anak2nya.

Pd suatu hari ada seorg pemuda yg berniat membuang ibunya kehutan, pemuda bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya.

Si Ibu yg kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya disepanjang jalan yg mereka lalui.

Sesampai ditengah hutan, si anak menurunkan Ibunya dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih krn ternyata dia tdk menyangka tega melakukan perbuatan ini terhdp Ibunya.

Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata " Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dgn segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tdk berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sdh menandai sepanjang jalan yg kita lalui dgn ranting2 kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah. "

Setelah mendengar kata2 tsb, si anak menangis dgn sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya utk membawa si Ibu pulang kermh.Pemuda tsb akhirnya merawat Ibu yg sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal...

Begitulah karakter seorang Ibu..

Minggu, 21 Desember 2014

Rapot

SENYUM AKHIR PEKAN            Wanita: "Hallo bisa bicara dengan bapak Agus..?"
Agus: "Iya saya sendiri, ada apa ya??"

Wanita: "Kalau begitu saya ingin bertemu dan bicara serius empat mata dengan bapak !!"

Agus: "Anda mengenal saya ?"
Wanita: "Tentu saja.... Bapak adalah ayah dari salah satu anak2 saya.."

Agus: 😳😳😳
"Astaga.. Apakah kamu Sinta?"
Wanita: "Bukan pak.."

Agus: "Oh...... Icha?"
Wanita: "Bukan...."

Agus: "Tiara......?"
Wanita: "Bukan, paaaak....!"

Agus: "Hmmmm.....eh..., Olive?"
Wanita: "Aduuuuuh..... Bukaaan!"

Agus: "Kiki.....?"
Wanita: 😡😡😡
"Sama sekali bukan....!!"

Agus: "Indri....?"
Wanita: Hadeeeeeuuuuh..... Paaak, bukan.... bukan.... bukaaan!"

Agus: "Dita....?"
Wanita : 😖😖😖
"Bukan bapaaaaak.. Saya Ibu Ratna, wali kelas anak bapak!"

##edisi bagi raport.

Pelangi

Seorang guru baru di SMA sedang mencoba berkenalan dgn murid2 di kelas 3.

Guru : "Kamu yg pake kacamata, siapa namanya dan apa hobimu ?"
Murid 1 : "Saya Bahrul, hobi saya lihat pelangi Bu.."
Guru : "Kalo kamu yg duduk di belakang?"
Murid 2 : "Saya Somad, hobi saya lihat pelangi juga.."
Guru : "Sama yaa?? Kalo kamu yg pake topi?"
Murid 3 : "Saya Imron, hobi saya juga lihat pelangi Bu"
Guru : "Wahh, ini satu kelas hobinya sama ya, baguuus........! Nah, kamu yg paling cantik.. Siapa namamu dan apa hobinya ?"
Murid 4 : "Nama saya Pelangi Bu, hobi saya striptease Bu.."

Senin, 08 Desember 2014

Janji Malaikat

Seorang wanita 45 th kena serangan jantung dilarikan ke rumah sakit. Dlm keadaan kritis diatas meja operasi dia melihat malaikat  mendekat.

"Malaikat, apakah hidup saya hanya sampai disini?" Malaikat  menjawab : "Tidak, anda masih punya waktu utk hidup 43 thn 2 bulan 8 hari lagi." 

Setelah kondisi membaik, wanita ini memutuskan utk tetap di rumah sakit utk operasi wajah, suntik bibir, implant buah dada dan pinggul, mengecat rambut. Pokoknya paket lengkap karena dia merasa masih punya waktu hidup cukup lama. 

Setelah operasi selesai dan kondisi membaik dia memutuskan utk meninggalkan rumah sakit. Namun pada saat menyeberang jalan dia tersambar ambulans yg sedang melaju kencang. Diapun tewas ditempat.

Dihadapan malaikat dia bertanya : "Bukankah malaikat  sdh menjanjikan kpd saya utk hidup 43 thn lagi? Mengapa malaikat tdk menyelamatkan saya saat  ditabrak ambulans?"
Malaikat menjawab : "Saya pangling lihat kamu."

Minggu, 07 Desember 2014

Uang kembalian

RUJAK CINGUR BU MARKONAH.

Cak Bunali ke pasar, mau kulineran rujak cingur yg penjualnya ibu2 madura yg montok.

"Buk, rujak satu, berapa?"

"Sepoloh rebu", kata Buk Markonah.

Selesai dibungkus, Cak Bunali bayar dg uang 20 ribuan.

Buk Markonah bilang, "Pak tangan saya lagi berlepotan, kembaliannya ambil disini", sambil menunjuk belahan dada atas..

Tanpa ragu2 Cak Bunali merogoh krn orang Madura memang biasa menaruh segala macem disana pikirnya.

"Ngga ada..." kata Cak Bunali.

Buk Markonah kasih instruksi:  "Lebih dalam lagi, terus, terus... kekanaannn, kekiriiii..."

Cak Bunali: "Ngga ada...,"

"Ya sudah" kata buk Markonah

" Lha trs mana kembalian saya...??" tanya Cak Bunali bingung.

Buk Markonah dg enteng berkata: "Ongkos goh rogoh sepoloh rebu, ta' iya...."

Selamat menikmati rujak cingur....

Kiat hidup lelaki

BELAJARLAH KEPEMIMPINAN DARI FILOSOFI ALAT VITAL LELAKI (AVL)" Seorang Prof. pakar management di Indonesia jurusan psikologi anatomis berkata : Jika ingin menjadi pemimpin yang baik & sukses, maka belajarlah dari Alat Vital Laki-laki (AVL) :
1). Tidak pernah menonjolkan diri tapi tampil paling depan saat dibutuhkan.
2). Ada saatnya keras, ada saatnya lembut (menahan diri - tahu situasi).
3). Dapat melahirkan generasi penerus baru.
4). Bisa "menyerang" pihak lawan dengan tetap memberi kenyamanan.
5). Walau terjadi gesekan2 antara kedua belah pihak, namun pada akhirnya semua bahagia.
6). Setelah sukses mencapai target, posisi dan kedudukan, tidak berbesar kepala atau sombong namun selalu mengecilkan diri...
Semoga bermanfaat ....

Obat Moto

Dokter Bu nani arep lungo luar kota. Praktek e digenteni ambek Jono, sing barusan lulus kedokteran.Sak wise seminggu preian,

Bunani balik nang klinike.“Yak opo kabare Jon?Jono cerito nek klinike sepi mek ono pasien 3.

“Pasien pertama, ngelu ndase. Tak ke'i obat anti ngelu"“Sip, wes bener.”

“Sing nomer loro, wetenge loro, terus tak ke'i obat maag.”“Top. Pinter koen iki!”

“Pas aku lungguh nunggu pasien. Moro-moro ono wong wedok mlebu. Uayuuu wonge, ucul-ucul klambi nang kene. Rok, kotang, kathok njero, kabeh diuculi. Terus nglekar nang ndukur mejo karo mbengok:"Tulungono aku! Wis limang tahun aku gak weruh wong lanang!”

Dokter Bunani kuaaaget.“Terus... mbok apakno arek wedok iku?!?!” :O "Yo langsung tak tetesi obat moto,to. Buuu!"

Selasa, 02 Desember 2014

Harapan

Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Eh?” Misa terkejut dengan apa yang diucapkan oleh Nel. Sungguh saat itu Misa tak pernah menyangka, dan belum bisa memahami apa yang dikatakan Nel. Kalau dipikir-pikir, kondisi Nel memang menjadi aneh akhir-akhir ini, dan keanehan itu mulai terlihat setelah liburan semester 1 kemarin…

****

“Nurramdhani, jangan lemas begitu! Semua juga kepanasan sekarang!” Bentak Bu Ira. Terlihat Nel sedang memegangi kepalanya dan terkadang hampir tertidur. “Kamu nggak apa kan Nel?” Tanya Misa.
“Iya, aku baik-baik aja kok..” Jawabnya.
Misa tidak terlalu mempercayai apa yang dikatakan oleh Nel. Jelas-jelas dia sering terlihat lemas, Dan Berhari-hari selalu Diare..
Selama 4 hari Nel absen sekolah. Dia terkena masuk angin dan sulit sembuh. Dan ketika Nel mulai masuk sekolah seperti biasanya, Misa menyadari keanehan lagi pada Nel. “Wah, Nel tambah kurus ya? kok bisa sih.. sejak kapan?”
“Ya begitulah.. aku juga kaget, Padahal makanku teratur.” Kata Nel sambil memakai baju olahraganya. “Lho Nel, kamu habis makan apa? lidahmu ada putih-putihnya tuh.. Nih, kaca!”
Nely baru sadar di lidahnya ada flek-flek putih. Flek-flek itu nampak jelas. “Ayo semuanya..! Buat 2 baris. Cepat!” Te
... baca selengkapnya di Harapan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 28 November 2014

Kemerdekaan Dalam Memilih Respon

Kemerdekaan Dalam Memilih Respon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dan Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu (QS 2:45)

Saya ingin mengawali tulisan ini dengan kisah Nabi Muhammad saw: Setiap Nabi Muhammad saw selesai beribadah dan lewat pada salah satu gang beliau diludahi, dilempar kotoran oleh salah seorang kafir setiap hari. Beliau hanya berdoa agar orang kafir itu dibukakan pintunya hatinya seraya tanpa marah dan dendam. Pada suatu ketika Nabi berjalan di gang yang sama, setelah beberapa hari Nabi pun heran, ”kemana orang yang sering melempari aku ketika aku selesai beribadah di ujung gang ini”, dan bertanyalah beliau kepada salah satu penduduk dan penduduk itu menjawab, ”Ia sedang sakit yaa Rasul”.

Ketika ada kabar bahwa orang itu sakit, Rasulullah langsung menjenguknya tanpa ada dendam sedikit pun. Datanglah Rasul ke rumah orang yang sering sekali melampari beliau sambil membawa semangkok makanan. Sang pemilik rumah pun tersentak dan menangis tersedu sambil berkata “Yaa Muhammad aku sering sekali melempari engkau dengan ludahan, kotoran dan sekarang engkau ke rumahku h
... baca selengkapnya di Kemerdekaan Dalam Memilih Respon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 27 November 2014

Bahagia Menjadi Seorang Guru

Bahagia Menjadi Seorang Guru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Happiness comes of the capacity to feel deeply, to enjoy simply, to think freely, to risk life, to be needed. – Kebahagiaan berasal dari kapasitas untuk merasakan, menikmati, berpikir bebas, menghadapi resiko hidup, dan menjadi dibutuhkan.” Storm Jameson.

Kebahagiaan adalah ide yang sangat abstrak dan bersifat sangat subyektif. Kebahagiaan dapat terkait dengan tercapainya suatu keinginan atau kebutuhan kita. Tetapi kebahagiaan seorang guru menurut saya sangat terkait dengan tanggung jawabnya mendidik dan mengajarkan nilai-nilai penting dan inspiratif terhadap para siswanya. Ketika seorang guru dapat melakukan beberapa hal berikut ini kemungkinan besar ia dapat memiliki semua sumber kebahagiaan bahkan lebih dari semua yang dipaparkan oleh Storm Jameson tersebut.

Seorang guru bahagia karena ia mencintai profesi sebagai pendidik. Ia mendapatkan kepuasan tersendiri ketika dapat mendidik para murid, walaupun mungkin kehidupan pribadi mereka sederhana dan jauh dari kemewahan. Seorang guru akan jauh lebih bahagia, jika apa yang telah mereka lakukan tak hanya membuat para murid pintar melainkan menginspirasi bahkan menggerakkan para murid untuk mengubah diri mereka menjadi lebih baik.... baca selengkapnya di Bahagia Menjadi Seorang Guru Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 20 November 2014

Aku siji kowe siji

Maaf bs Jawa

"AKU SIJI.. KOWE SIJI"

Badrun karo sodron bengi-bengi peteng ndedet nyolong jeruk neng kebon, lagi oleh setengah karung, ono asu njegog langsung mlayu banter wedi selak konangan.

Tekan ngarep Gerbang Kuburan angker jeruke tibo ngglundung loro tapi ditinggal wae mergo kesusu arep cepet-cepet ngumpet neng mburi kijing timbang konangan.

Kendel tenan maling loro iki....

Kiro2 wis aman, Badrun karo sodron wiwit bagi hasil..

"aku siji....kowe siji....aku siji..kowe siji..aku siji..kowe siji...."

Ngono terus nganti ono wong liwat, yoiku Si paijo, kaget, mandeg mrinding krungu swara aneh seko njero kuburan angker......

"aku siji..kowe siji..aku siji..kowe siji......."

Saking wedine Paijo mlayu marani daleme pak kyai cedhak kono lan karo ngos-ngosan pucet ndeprok dengkule meh copot crito memedi suara neng kuburan wingit mau.

Pak kyai penasaran, ngajak Paijo ngindik neng ngarep Gerbang Kuburan, ora wani mlebu. Paijo gemeter gocekan sarunge pak kyai seko mburi...

Seko jero kuburan tetep krungu swara :

"Aku siji..kowe siji..aku siji..kowe siji..."

Paijo: " Pak kyai nopo niku swara malaikat itung2an nyowo menungso sing sampun dicabut ajeng dilaporke dumateng gusti sing kuwaos pak kyai ? Paijo takon bisik-bisik gemeter keweden....

"Mbuh aku dewe ora paham" jawabe pak kyai karo megeng napas...

Ora suwe ono swara maneh seko njero kuburan..

"Iki wis rampung kabeh, saiki kari 2 neng ngarep Gerbang Kuburan kae arep dijupuk sopo? Kowe opo aku??"

Pak Kyai lan Paijo: "WAAAAAAAA..... .blaik tenaannn.....!! " 
Njenggirat kaget saknaliko Pak Kyai lan Paijo mlumpat kalen mbradat mlayu keponthal-ponthal nganti sandale keri.....lan sarunge mlorot.......

Minggu, 16 November 2014

Umur seperti es batu

RENUNGAN MALAM :
Umur itu seperti Batu Es ...

Sukses tidak diukur dari posisi yang dicapai seseorang dalam hidup, tapi dari kesulitan- kesulitan yang berhasil diatasi ketika berusaha meraih sukses.

Bila kamu mengisi hati kamu dengan penyesalan untuk masa lalu,
dan kekhawatiran untuk masa depan,
kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri.

Jika kamu berpikir tentang hari kemarin, tanpa rasa penyesalan,
dan hari esok tanpa rasa takut,
berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju sukses.

Umur itu seperti batu es, dipakai atau tidak dipakai akan tetap mencair, begitu juga dengan umur, digunakan atau tidak digunakan umur kita akan tetap bertambah ...
Intinya : selagi kita masih hidup, lakukanlah kebaikan sebanyak mungkin

Impian adalah titik awal keberhasilan.
Tapi, hanya titik awal.
Bermimpi saja tidak cukup untuk bisa berhasil.
Kerja keras tetap diperlukan.

Hujan besar itu seperti tantangan hidup.
Tidak perlu memohon supaya hujan berhenti, tetapi cukup memohon supaya payung kita bertambah kuat.

Hubungan tanpa saling percaya adalah seperti mobil tanpa bensin; hanya bisa berada didalamnya, tanpa bergerak kemana-mana.

Ingat, rezeki tidak selalu datang dibungkus dengan kain sutra.
Terkadang, rezeki itu datang dibungkus dengan koran bekas.

Sabtu, 08 November 2014

Perempuan

Prof Rhenald Kasali
Senin, 3 November 2014
(@Rhenald_Kasali)

KOMPAS.com — Saya kebetulan mentor bagi dua orang ini:
Dian Sastro dan Mooryati Soedibyo.

Akan tetapi, pada Susi Pudjiastuti yang kini menjadi menteri, saya justru belajar.

Ketiganya perempuan hebat, tetapi selalu diuji oleh sebagian kecil orang yang mengaku pandai.
Entah ini stereotyping, atau soal buruknya metakognisi bangsa, saya kurang tahu persis.

Mooryati Soedibyo.
Sewaktu diterima di program doktoral UI yang pernah saya pimpin, usianya saat itu sudah 75 tahun. Namun,
berbeda dengan mahasiswa lain yang datang pakai jins, dia selalu berkebaya. Anda tentu tahu berapa lama waktu yang diperlukan untuk berkebaya, bukan? Akan tetapi, ia memiliki hal yang tak dimiliki orang lain: self discipline.

Sampai hari ini, dia adalah satu-satunya mahasiswa saya yang tak pernah absen barang sehari pun. Padahal, saat itu ia salah satu pimpinan MPR. Memang ia tampak sedikit kewalahan "bersaing" dengan rekan kuliahnya yang jauh lebih muda. Akan tetapi, rekan-rekan kuliahnya mengakui, kemajuannya cepat. Dari bahasa jamu ke bahasa strategic management dan science yang banyak aturannya.

Teman-teman belajarnya bersaksi: "Pukul 08.00 malam, kami yang memimpin diskusi. Tetapi pukul 24.00, yang muda mulai ngantuk, Ibu Moor yang memimpin. Dia selalu mengingatkan tugas harus selesai, dan tak boleh asal jadi."

Masalahnya, ia pemilik perusahaan besar, dan usianya sudah lanjut. Ada stereotyping dalam kepala sebagian orang. Sosok seperti ini jarang ada yang mau kuliah sungguhan untuk meraih ilmu. Nyatanya, kalangan berduit lebih senang meraih gelar doktor HC (honoris causa) yang jalurnya cukup ringan.

Akan tetapi, Mooryati tak memilih jalur itu. Ia ingin melatih kesehatan otaknya, mengambil risiko dan lulus 4tahun kemudian. Hasil penelitiannya menarik perhatian Richard D’aveni (Tuck School-USA), satu dari 50 guru strategi teratas dunia. Belakangan, ia juga sering diminta memaparkan kajian risetnya di Amerika Serikat, Belanda, dan Jerman.

Meski diuji di bawah guru besar terkemuka Prof Dorodjatun Kuntjoro Jakti, kadang saya masih mendengar ucapan-ucapan miring dari orang-orang
yang biasa menggunakan kacamata buram dan lidahnya pahit. Ada saja orang yang mengatakan ia "diluluskan" dengan bantuan, "sekolahnya hanya dua tahun", dan seterusnya.

Anehnya, kabar itu justru beredar di kalangan perempuan yang tak mau tahu keteladanan yang ia tunjukkan. Kadang ada juga yang merasa lebih tahu dari apa yang sebenarnya terjadi. Akan tetapi, ada satu hal yang sulit mereka sangkal. Perempuan yang meraih doktor pada usia 79 tahun ini
berhasil mewujudkan usahanya menjadi besar tanpa fasilitas. Perusahaannya juga go public.

Padahal, yang menjadi dosennya saja belum tentu bisa melakukan hal itu, bahkan membuat publikasi ilmiah internasional saja tidak. Namun, Bu Moor juga berhasil mengangkat reputasi jamu di pentas dunia.

Dian Sastro
Dia juga mahasiswi saya yang keren. Sewaktu diterima di program S-2 UI, banyak juga yang bertanya: apa benar artis mau bersusah payah belajar lagi di UI?
Anak-anak saya di UI tahu persis bahwa saya memang cenderung bersahabat, tetapi mereka juga tahu sikap saya: "no bargain on process and quality".

Dian, sudah artis, dan sedang hamil pula saat mulai kuliah.  Urusannya banyak: keluarga, film, dan seabrek tugas. Namun lagi-lagi, satu hal ini jarang dimiliki yang lain: self discipline. Ia tak pernah abai menjalankan tugas.

Sebulan yang lalu, setelah lulus dengan cum laude dari MM UI, ia berbagi pengalaman hidupnya di program S-1 pada kelas yang saya asuh.

"Saat ayah saya meninggal dunia, ibu saya berujar:
kamu bukan anak orang kaya. Ibu tak bisa menyekolahkan kalau kamu tidak outstanding," ujarnya. Ia pun melakukan riset terhadap putri-putri terkenal. Di situ ia melihat nama-nama besar yang tak lahir dari kemudahan. "Saya tidak cantik, dan tak punya apa-apa," ujarnya.

Dengan uang sumbangan dari para pelayat ayahnya, ia belajar di sebuah sekolah kepribadian. Setiap pagi, ia juga melatih disiplin, jogging berkilo-kilometer dari Jatinegara hingga ke Cawang, ikut seni bela diri.

"Mungkin kalian tak percaya karena tak pernah menjalaninya," ujarnya.

Itulah mental kejuangan, yang kini disebut ekonom James Heckman sebagai kemampuan nonkognisi.

Dian lulus cum laude dari S-2 UI, dari ilmu keuangan pula, yang sarat matematikanya. Padahal, bidang studi S-1 Dian amat berjauhan: filsafat.

Metakognisi Susi
Sekarang kita bahas menteri kelautan dan perikanan yang ramai diolok-olok karena "sekolahnya". Beruntung,
banyak juga yang membelanya.

Khusus terhadap Susi, saya bukanlah mentornya. Ia terlalu hebat. Ia justru sering saya undang memberi kuliah. Dia adalah "self driver" sejati, yang bukan putus sekolah, melainkan berhenti secara sadar. Sampai di sini, saya ingin mengajak Anda merenung, adakah di antara kita yang punya kesadaran dan keberanian sekuat itu?

Akan tetapi, berbeda dengan kebanyakan orangtua yang membiarkan anaknya menjadi "passenger", ayah Susi justru marah besar.

Pada usia muda, di pesisir selatan yang terik, Susi memaksa hidup mandiri. Ditemani sopir, ia menyewa truk dari Pangandaran, membawa ikan dan udang, dilelang di Jakarta. Hal itu dijalaninya selama bertahun-tahun, seorang diri.

Saat saya mengirim mahasiswa pergi "melihat pasar" keluar negeri yang terdiri dari tiga orang untuk satu negara, Susi membujuk saya agar cukup satu orang satu negara.

Saya menurutinya (kisah mereka bisa dibaca dalam buku 30 Paspor di Kelas Sang Profesor).

Dari usaha perikanannya itu, ia jadi mengerti penderitaan yang dialami nelayan. Ia juga belajar seluk-beluk logistik ikan, menjadi pengekspor, sampai terbentuk keinginan memiliki pesawat agar ikan tangkapan nelayan bisa diekspor dalam bentuk hidup, yang nilainya lebih tinggi.

Dari ikan, jadilah bisnis carter pesawat, yang di bawahnya ada tempat penyimpanan untuk membawa ikan segar.

Dari Susi, kita bisa belajar bahwa kehidupan tak bisa hanya dibangun dari hal-hal kognitif semata yang hanya
bisa didapat dari bangku sekolah. Kita memang membutuhkan matematika dan fisika untuk memecahkan rahasia alam. Kita juga butuh ilmu-ilmu baru yang basisnya adalah kognisi. Akan tetapi, tanpa kemampuan nonkognisi, semua sia-sia.

Ilmu nonkognisi itu belakangan naik kelas, menjadi metakognisi: faktor pembentuk yang paling penting dibalik lahirnya ilmuwan-ilmuwan besar, wirausaha kelas dunia, dan praktisi-praktisi andal.

Kemampuan bergerak, berinisiatif, self discipline, menahan diri, fokus, respek,
berhubungan baik dengan orang lain, tahu membedakan kebenaran dengan pembenaran, mampu membuka dan mencari "pintu" adalah fondasi penting bagi pembaharuan, dan kehidupan yang produktif.

Manusia itu belajar untuk membuat diri dan bangsanya tangguh, mengatasi masalah, mampu mengambil keputusan, bisa membuat kehidupan lebih produktif dan penuh kedamaian. Kalau cuma bisa membuat keonaran dan adu pandai saja, kita belum tuntas mengurai persepsi, baru sekadar mampu mendengar, tetapi belum bisa menguji kebenaran dengan bijak dan mengembangkannya ke dalam tindakan yang produktif.

Ketiga orang itu mungkin tak sehebat Anda yang senang melihat kecerdasan orang dari pendekatan kognitif yang
bermuara pada angka, teori, ijazah, dan stereotyping.

Akan tetapi, saya harus mengatakan, studi-studi terbaru menemukan, ketidakmampuan meredam rasa tidak suka atau kecemburuan pada orang lain, kegemaran menyebarkan fitnah dan rasa benar sendiri, hanya akan menghasilkan kesombongan diri.

Anak-anak kita pada akhirnya belajar dari kita, dan apa yang kita ucapkan dalam kesaharian kita juga.

Kamis, 06 November 2014

Bukti Kecantikan

Bukti Kecantikan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Siswa-siswi SMA Harapan 45 Surabaya berhamburan dari ruangan kelas yang berderet di setiap lorong bangunan. Jam pulang sekolah selalu dinanti oleh setiap siswa di dunia. Ada seribu satu rencana kegiatan siswa setelah melewati jam sekolah. Namun ada salah satu siswi masih berdiri sendiri di tempat parkir.

“Mbak, kenapa belum pulang?” tanya seorang bapak berseragam dengan mengenakan baju putih dan celana hitam panjang.
“Nggak apa-apa kok pak, ini saya mau pulang” jawab siswi berponi tersebut.
“Cepet pulang ya mbak, entar orangtuanya nyariin” lalu pak satpam berlalu.

Perempuan itu menghembuskan nafasnya dengan berat. Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh tempat parkir. Wajahnya tertekuk lemas seperti baju kusut yang tak pernah disetrika. Setelah beberapa saat berpikir, ia memutuskan pulang.
Namun saat ia hendak menghidupkan motornya. Matanya melotot hingga mampu memecahkan kaca pada helm. Dia melihat sebuah pandangan yang tak menyenangkan. Ia menyaksikan sepasang kekasih yang berjalan dengan mesra menuju sebuah motor gede di sebelahnya.
“Cherryl, nungguin Siapa? Duluan ya?” tanya yang perempuan saat melewatinya.
Cherryl masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya. Namun saat matanya menatap senyuman menawan yang mampu meluluhkan hat
... baca selengkapnya di Bukti Kecantikan - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 05 November 2014

Kedekatan

TABUNGAN KEDEKATAN...

(Renungan dari Yanti Rubiyanti "Iyang", psikolog...?)

Anak-anak tak selamanya kecil.
kalau Allah memberinya umur panjang
Sebelum habis kekuatan kita untuk berjalan dengan tegak
dan berbicara dengan suara lantang
anak-anak kita kemarin merengek meminta perhatian kita
sekarang mungkin mereka sudah sibuk memenuhi jadwal kegiatannya
yang padat...
Anak-anak yang kemarin menahan tangisnya karena kita tak kunjung mau
mendampingi mereka untuk menuturkan cerita,
hari ini mungkin kita harus belajar menahan diri
karena sangat ingin mendengar cerita mereka
dari lisan mereka sendiri...

Saat usianya memasuki remaja
posisi kita semakin lemah
mereka lebih mendengar temannya daripada orang tuanya sendiri
Kata-kata orangtua tak lagi berharga kecuali
jika kita sudah MENABUNG kedekatan dan penghormatan sejak
mereka masih balita
Jika anak-anak itu tidak memiliki penghormatan yang tinggi kepada orangtuanya
maka gurauan teman jauh lebih mereka dengar
daripada sapaan paling tulus dari orangtua
Jika anak-anak itu tidak memiliki kepercayaan yang penuh kepada orangtua
maka temannya lebih layak untuk diikuti daripada nasihat
paling serius dari orangtua.
Secara alamiah anak-anak yang telah memasuki usia remaja memiliki kebutuhan
eksistensi
Mereka ingin didengar, diakui, dihargai dan dipercaya
Mereka ingin menunjukkan bahwa dirinya memiliki kemampuan dan hak menentukan.
Mereka akan berontak dari orangtuanya kecuali jika kita selaku orangtua telah
MENABUNG kredibilitas, kepercayaan terhadap itikad baik
dan ketulusan di mata anak-anak kita...

Tak lama lagi mereka akan menikah
Sesudah berlalu masa remaja datanglah masa dewasa
Inilah masa ketika anak-anak yang dulu merindukan bapaknya itu sudah
benar-benar mandiri
Mereka tak lagi memerlukan orangtua kecuali
jika iman menancap kuat di hati mereka
Inilah yang menjadi kekuatan dalam diri mereka untuk
berkhidmat kepada orangtua...
Jadi, sebenarnya mereka berkhidmat bukan karena
sangat besarnya kerinduan dan penghormatan pada orangtua
tetapi
karena dorongan untuk meraih ridha Allah 'Azza wa Jalla....

Ya zaman berganti, masa bertukar
Yang dulu muda, sekrang tua
Yang dulu kanak-kanak sekarang dewasa
yang dulu terlihat gagah, sekarang renta tak berdaya
sebagian lagi mungkin sudah lama dikuburkan jenazahnya...
Tak ada lagi kekuatannya untuk berbuat,
Tak ada lagi kemampuannya untuk melakukan perubahan

Akan tetapi...
Mereka yang telah menyemai keyakinan, kebaikan dan kemuliaan
sesungguhnya telah hidup kebaikannya
Melalui anak-anak yang KUAT KARAKTERNYA,
TINGGI HARGA DIRINYA, BESAR CITA-CITANYA dan JIWANYA
senantiasa rindu untuk melakukan amal yang terbaik (ahsanu 'amala)
para orangtua itu sesungguhnya tetap menabung kebaikan meski
badan telah berselimut kafan
Sesungguhnya tidak akan ada yang bisa diharapkan dari
anak-anak sesudah kita mati kecuali KESHALIHAN
Anak-anak shalih yang mendoakan (waladun shalihun yad'unalahu)
merupakan harta yang tak dapat digantikan oleh do'a seribu manusia...

Ya....Shalih dulu baru do'a....

Bagaimana menjadi orangtua dan sekaligus sahabat bagi anak-anak kita?
Mampukan kita menjadi orangtua yang disayang dan dicintai anak-anak kita
walau kita sudah tiada? Anak seperti apa hasil didikan dan kasih sayang kita?

Anak Papua

Ada seorang anak Papua, usia 10 tahun, namanya
Johannes Goram.
Suatu hari, Goram lari lari
menemui Pak Purwadi.
Goram meminta Pak Purwadi utk mengobati anjingnya yang sekarat.
Pak Pur tersenyum dan
mengiyakan. Mereka berdua menuju rumah Goram.
Melihat anjing tsb sekarat, Pak Pur yang memang asli Bantul itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dlm bhs Jawa..
"Su... Asu..., nek kowe arep mati yo mati yo..., nek arep urip yo ndang waras o ..."
Goram yang tdk bisa bhs jawa berpikir, Pak Pur menggunakan bahasa Latin
(diam2 Goram menghafalkan kata2 yg dia kira mantra/Do'a itu).
Setelah itu pak Pur langsung
pulang.
Beberapa hari kemudian, Goram lari2 ke rmh pak Pur bermaksud melaporkan kalau
anjingnya sudah sembuh.
Namun ternyata Pak Purwadi
sedang sakit. Goram terkejut ... langsung menuju ke kamar Pak Pur dan menempelkan telapak tangannya ke jidat pak Pur.
Selanjutnya Goram membaca
mantra:
"Su... Asu..., nek kowe arep mati yo mati yo.., nek arep urip yo ndang waras o... "
Pak Purwadi kaget dan tertawa ... langsung sembuh

Pengharapan

Pengharapan

Hikmah dari setiap kisah.
Suatu hari seorang ayah menyuruh anak2nya ke hutan melihat sebuah pohon pir di waktu yg berbeda.

Anak pertama disuruhnya pergi pada musim DINGIN,
anak ke 2 pada musim SEMI,
anak ke 3 pada musim PANAS,
dan yg ke 4 pada musim GUGUR.

Anak 1: pohon pir itu tampak sangat jelek dan batangnya bengkok.
Anak 2: pohon itu dipenuhi kuncup2 hijau yg menjanjikan.
Anak 3: pohon itu dipenuhi dgn bunga2 yg menebarkan bau yg harum.
Anak 4: ia tdk setuju dgn saudaranya, ia berkata bahwa pohon itu penuh dengan buah yg matang dan ranum.

Kemudian sang ayah berkata bahwa kalian semua benar, hanya saja kalian melihat di waktu yg berbeda.

Ayahnya berpesan: “Mulai sekarang jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan satu masa yg sulit.”

Ketika kamu sedang mengalami masa-masa sulit, segalanya terlihat tidak menjanjikan, banyak kegagalan dan kekecewaan, jangan cepat menyalahkan diri dan orang lain bahkan berkata bahwa kamu tidak mampu, bodoh dan bernasib sial…

Ingatlah, , tidak ada istilah “nasib sial” bagi orang yang percaya kepada Allah…!
Yg ada hanya waktu yg belum tepat….
Kerjakan apa yg menjadi bagianmu dan percayalah ALLAH akan mengerjakan bagian-Nya…

Jika kamu tidak bersabar ketika berada di musim dingin, maka kamu akan kehilangan musim semi dan musim panas yg menjanjikan harapan, dan kamu tdk akan menuai hasil di musim gugur.
"Gelapnya malam tak seterus nya bertahan, esok akan datang fajar yang mengusir kegelapan."
Selalu ada pengharapan yg baru

Yakinlah . . . . . .

Tukang Becak

Kisah nyata dari penarik becak tua ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Keikhlasan hati membantu orang lain tidak hanya bisa didapat saat kita sudah bergelimang harta. Bahkan dalam keadaan miskin sekalipun, kita bisa membantu orang yang lebih membutuhkan.

Nama pria tua ini adalah Bai Fang Li, dia adalah seorang tukang becak yang tinggal di Tianjin, China. Usianya tidak lagi muda, setiap hari dia menarik becak di kotanya. Pekerjaannya tidak menghasilkan banyak uang, bahkan Bai Fang Li termasuk dalam keluarga miskin yang tinggal di gubuk sederhana. Pakaian yang digunakan sangat lusuh, untuk makanpun, Bai Fang Li harus mencari makanan sisa di tempat sampah. Tapi tahukah Anda, penarik becak yang miskin ini telah menyumbang lebih dari $ 53.000 atau sekitar Rp 500 juta untuk anak-anak miskin.

Jumlah yang sangat besar bukan? Uang itu bisa saja dipakai Bai Fang Li untuk menghidupi dirinya sendiri, tetapi dia memilih untuk sedikit demi sedikit membantu sebuah yayasan yatim piatu yang mengasuh 300 anak tidak mampu. Saat matahari baru muncul Bai Fang Li sudah menarik becak dan bekerja. Saat malam mulai dingin, dia pulang ke rumah dan menyisihkan penghasilannya sedikit demi sedikit untuk yayasan tersebut. Sebenarnya apa yang membuat Bai Fang Li rela menyerahkan hasil kerja kerasnya pada orang lain yang tidak dia kenal?

Pada tahun 1986, Bai Fang Li melihat seorang anak sekitar 6 tahun yang membantu ibu-ibu mengangkat belanjaannya di pasar. Setelah diberi uang, anak itu tetap saja mencari makan dengan mengumpulkan sisa-sisa makanan dari tempat sampah. Saat Bai Fang Li bertanya mengapa anak itu tidak membeli makanan dari hasil kerjanya, sang anak mengatakan bahwa dia akan memakai uang itu untuk membeli makanan untuk dua adiknya, karena orang tua mereka tidak diketahui keberadaannya.

Sejak saat itu, hati Bai Fang Li terketuk untuk melakukan cara yang sama. Dia selalu menyisihkan penghasilannya yang tidak seberapa untuk disumbangkan.

Tahun demi tahun berlalu. Pada tahun 2001, usia Bai Fang Li sudah lebih dari 90 tahun. Tubuh tuanya sudah tidak sanggup lagi bekerja dan menarik becak. Dengan tubuh ringkih, Bai Fang Li menyerahkan sisa uang terakhir yang bisa dia sumbangan pada yayasan. Uang tersebut berjumlah $ 80 atau sekitar Rp 712.000.

Saat itu, Bai Fang Li mengatakan, "Saya sudah terlalu tua dan lemah untuk menarik becak. Saya tidak bisa lagi memberi sumbangan secara rutin. Mungkin ini adalah sumbangan terakhir yang bisa saya berikan," Semua guru dan staf yayasan menangis menerima sumbangan itu. Mereka tahu bahwa bukan hal yang mudah bagi seorang tukang becak setua Bai Fang Li untuk mengumpulkan uang-uang itu. Dari catatan keuangan yayasan, terhitung bahwa sejak pertama kali memberi sumbangan, Bai Fang Li sudah memberi hampir Rp 500 juta untuk yayasan tersebut.

Pada tahun 2005, Bai Fang Li menghembuskan napas terakhir karena terserang kanker paru-paru. Semua anak yang pernah dibantu mengantar kepergian pria baik hati ini dengan tangis haru. Kebaikan hati Bai Fang Li menjadi contoh nyata bahwa kemiskinan bukanlah penghalang bagi seseorang untuk berguna bagi orang lain. "Sebuah cinta luar biasa dari sosok yang luar biasa" itulah isi tulisan yang mengiringi kepergian Bai Fang Li.

Satu kebaikan akan menghasilkan buah kebaikan yang lain. Anak-anak yang dulu dibantu oleh Bai Fang Li dan telah dewasa meneruskan kebaikan hati pria tua itu untuk selalu membantu anak-anak lain yang kekurangan.

***

Itulah sebuah kisah nyata yang bisa menjadi inspirasi kita. Sudahkah Anda membantu orang lain yang kekurangan? Jangan menunggu hingga kaya untuk memberi bantuan atau takut miskin karenanya. Sesungguhnya Tuhan Maha Kaya dan akan memberi rezeki dari sumber tidak terduga jika seseorang memiliki keikhlasan hati untuk membantu orang lain

Minggu, 02 November 2014

SEPATU SANG RAJA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SEPATU SANG RAJASeorang raja berjalan kaki melihat-lihat keadaan ibu kota. Di jalan depan istana, kakinya terluka karena menginjak batu tajam. “Jalan di depan istana ini sangat buruk. Aku harus memperbaikinya,” begitu pikirnya. Maka, Sang Raja segera merumuskan proyek untuk memperbaiki jalan di depan istana itu. Ia ingin jalan itu dilapisi dengan kulit sapi terbaik, agar siapapun yang melewatinya tidak terluka. Persiapan mengumpulkan sapi-sapi di seluruh negeri dilakukan. Di tengah kesibukan luar biasa itu, seorang pertapa menghadap raja dan berkata, “Wahai Paduka. Mengapa Paduka mengorbankan sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan tersebut, padahal yang Paduka perlukan hanya dua potong kulit sapi untuk sepatu yang berfungsi melapisi telapak kaki Paduka?” ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 30 Oktober 2014

Ya atau Tidak?

Ya atau Tidak?

Apakah anda ingin mendapatkan perawatan yang berkualitas ketika anda sakit,dan dirawat dirumah sakit?

Apakah anda ingin memberikan pendidikan yang terbaik dan berkualitas bagi putera-puteri anda tercinta?

Apakah anda ingin mempertahankan gaya hidup anda yang sekarang dengan keadaan financial yang baik,hingga saat anda setelah pensiun nanti?

Apakah anda ingin mewariskan sesuatu yang bermakna bagi masa depan keluarga dan suatu yayasan?

Apakah anda ingin terhindar dari krisis karena tidak memiliki uang?

Apakah anda ingin memastikan bahwa investasi anda ini akan dinikmati oleh anak dan istri anda kelak?

Apakah anda ingin kepastian/jaminan keamanan pendapatan pada tahun-tahun mendatang?

Apakah anda ingin memberikan kepastian hidup yang layak bagi keluarga,walau apapun yang terjadi kepada anda?misalnya resiko hidup.

Apakah anda ingin memastikan bahwa aset anda yang sekarang adalah benar-benar untuk masa depan anda dan keluarga?

Nah...setelah membaca  9 pertanyaan diatas dengan jujur,bagaimana jawaban anda sekarang? ,Apakah anda menjawab semuanya dengan"TIDAK "

#be smart of you
orang bijak paham betapa penting membeli sebuah proteksi Asuransi demi Cinta dan pengabdian kepada keluarga tersayang

Rabu, 29 Oktober 2014

BIOLA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - BIOLANiccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh. Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain,mereka berdiri dan berteriak, "Hebat, hebat." Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu. Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu senar." Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini. MAKNA: Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan dan semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yang putus dan segala sesuatu yang kita tidak dapat ubah. Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi? Jika demikian, saya ingin menganjurkan jangan melihat ke belak....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 21 Oktober 2014

KEKUATAN SEBUAH PUJIAN

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KEKUATAN SEBUAH PUJIANAda dua gadis bekerja pada sebuah perusahaan yang sama. Nona Wang dan Chang. Keduanya memiliki karakter yang berbeda dan karenanya tak dapat sharing atau bertukar pikiran bersama. Walaupun keduanya tidak saling membenci, namun mereka bukanlah sahabat karib dan tak saling mengagumi cara kerja serta sifat masing-masing. Suatu hari, nona Chang meminta teman kerja yang lain, Pak Chou, untuk menegur nona Wang agar ia memperbaiki serta mengontrol dorongan emosinya. Sebab kalau tidak demikian, tak akan ada orang yang mau berteman dengannya. Demikian alasan nona Chang. Pak Chou menyetujui permintaan nona Chang itu. Setelah beberapa hari, nona Chang berpapasan dengan nona Wang. Nona Wang dengan penuh ramah dan sopan menegur nona Chang. Sejak itu nona Chang melihat adanya perubahan besar dalam diri nona Wang, yang kelihatannya seakan-akan telah berubah menjadi seorang peribadi baru, seorang peribadi yang menyenangkan dan disukai banyak orang. Nona Chang lalu bertemu Pak Chou untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya, serta menanyakan resep yang dipakai Pak Chou menasihati nona Wang. Pak Chou menjawab: 'Saya hanya berkata kepada nona Wang: Saat ini ada banyak orang yang memuji dan mengagumimu. Terutama nona Chang secara istimewa mengatakan bahwa engkau sangat lemah lembut, tahu mengontrol emosi, serta disukai banyak orang'. Nona Chang tertegun akan kehebatan Pak Chou yang telah mengubah peribadi nona Wang itu. Pujian adalah bunyi yang paling indah dari segala jenis bunyi-bunyian. ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 20 Oktober 2014

Sempurna


Suatu hari, Khalil Gibran bertanya kepada gurunya.

Gibran : "Bagaimana caranya agar kita mendapatkan  sesuatu yang paling sempurna dalam hidup..?"

Sang Guru : "Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang..!"

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa..

Lalu Sang Guru bertanya : "Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun...???"

Gibran : "Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi aku tidak memetiknya, karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah. Namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang TERINDAH, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi..!"

Sambil tersenyum, Sang Guru berkata : "Ya, itulah hidup.. semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya.
Karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tdk pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita utk menerima kekurangan.."

• Bila tak kuasa memberi, jangan mengambil.

• Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.

• Bila tak mampu menghibur orang, jangan membuatnya sedih.

• Bila tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan mempersulit/memberatkannya.

• Bila tak sanggup memuji, ja
ngan menghujat.

• Bila tak bisa menghargai, jangan menghina. "JANGANj MENCARI KESEMPURNAAN, tapi sempurnakanlah apa yg telah ada pada kita."

Minggu, 12 Oktober 2014

Jari

Renungan pagi:
" FALSAFAH LIMA JARI "
1. Ada si gendut Jempol yang selalu
berkata baik & menyanjung.
2. Ada Telunjuk yang suka menunjuk &
memerintah.
3. Ada si jangkung Jari tengah yang sombong karena paling panjang.
4. Ada Jari manis yang selalu menjadi teladan, baik dan sabar sehingga diberi hadiah Cincin.
5. Dan ada si kecil Kelingking yang lemah
dan penurut.

Dengan Perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing2 Jari, mereka Bersatu untuk mencapai 1 Tujuan yaitu Saling Melengkapi.
Pernahkah kita bayangkan... Bila Tangan kita hanya terdiri dari Jempol semua...?
Falsafah ini sangat Sederhana namun sangat Berarti.

Kita terlahir dgn segala Perbedaan yang Kita miliki dgn Tujuan utk Bersatu! :*
* saling Menyayangi.
* saling Menolong.
* saling Membantu.
* saling Mengisi.
* saling Menghargai.

Bukan untuk :
- saling Menuduh.
- saling Menyalahkan.
- saling Merusak.

Semua Perbedaan dari kita adalah Keindahan yg terjadi agar kita rendah hati untuk menghargai Orang lain...,

Tidak ada satupun Pekerjaan yg dapat kita kerjakan sendiri.Mungkin...,
Kelebihan kita adalah Kekurangan Orang lain.Sebaliknya...,
Kelebihan Orang lain bisa jadi Kekurangan kita.

Marilah bekerjasama saling memberi kelebihan kita dan saling menerima kekurangan orang lain.

Sabtu, 11 Oktober 2014

DARI JENDELA KE JENDELA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - DARI JENDELA KE JENDELADari jendela ke jendela mereka meminta uang. Mereka tak ragu untuk langsung mengatakan, ‘om minta uang om’. Dari mana mereka dan akan ke mana mereka, mungkin tak pernah dipusingi oleh orang-orang dibalik jendela-jendela itu. Ada yang membuka jendelanya dan menyodorkan uang. Celah jendela yang terbuka pun lebarnya hanya cukup untuk memindahkan uang dari dalam ke luar. Berapa banyak dari kita yang sering menemui mereka yang adalah anak-anak pada masa usia sekolah ini? Mereka bisa kita temui hampir di setiap lampu lalu lintas, bahkan mereka bisa muncul di depan pagar rumah anda. Banyak dari mereka yang tidur di jembatan penyeberangan, di pinggir jalan, dan di tempat-tempat lainnya yang tidak mengganggu orang lain namun menghiasi pemandangan mata Anda. Ada satu kisah tentang mereka. Suatu hari, salah satu dari mereka menghampiri mobil yang dikendarai oleh seorang pemuda berdasi. Seperti biasa, anak itu segera memainkan alat musik sekadarnya yang dibuat dari botol plastik diisi dengan pasir. Baru satu baris dia melantunkan lagu, si pemuda berkata, “Dik, sudah, tidak perlu bernyanyi lagi, saya sedang pusing siang ini”. Lalu pemuda itu melanjutkan, “Mungkin adik bisa menjawab saya, menurut adik apa yang dicari oleh orang seperti saya ini?” “Teman bermain”, jawabnya sederhana. Si pemuda diam sejenak sambil memperhatikan lampu lalu-lintas yang segera berubah menjadi hijau. Dia menjadi kikuk dan tidak memperhatikan adik kecil itu lagi. Anak itu pun pergi karena mobi....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 07 Oktober 2014

PENANTIAN SANG AYAH

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - PENANTIAN SANG AYAHTersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut. Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan. Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat ‘hangat’ tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat. Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa lion....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 05 Oktober 2014

The Miracle

THE MIRACLE
Dalam kehidupan Anda, Anda akan terluka oleh orang lain, kadang-kadang sengaja, kadang-kadang tidak sengaja.

Bagaimana Anda menangani sakit hati Anda akan menentukan kebahagiaan Anda.

Bila Anda memendam sakit hati dalam hidup Anda &  terus menyimpannya, ini disebut kebencian.

Jika seseorang menyakiti Anda tahun yang lalu & Anda masih menyimpannya, itu akan meracuni hidup Anda.

Untuk kesehatan &  kebahagiaan Anda sendiri, Anda harus belajar untuk mengampuni.

Jika seseorang marah, cemas, takut, merasa tertekan, otaknya mengeluarkan NOR-adrenalin, hormon yg sangat beracun.

Di antara racun alami, hormon ini menempati urutan kedua setelah bisa ular.
Racun ini membuat sakit, cepat tua & cepat meninggal.

Jika seseorang menghadapi segala sesuatu secara positif & afirmatif, otak akan mngeluarkan hormon BETA-endorfin.

Hormon kebahagiaan ini berkhasiat memperkuat daya tahan tubuh,
menjaga sel otak tetap muda, melawan penuaan, menurunkan agresivitas dalam relasi antar manusia, meningkatkan semangat, daya tahan & kreativitas.

Karena itu tersenyumlah & bersikaplah positif jika ingin hidup bahagia, sehat & berumur panjang.

------------------------
Dikutip dari :
The Miracle of Endorphin
~Dr Shigeo Haruyama~

Terjebak

“Terjebak”

Juan bekerja di sebuah pabrik pendistribusian daging. Suatu hari, ia pergi ke ruangan pendingin daging untuk memeriksa sesuatu. Sayang, nasib buruk menimpanya, pintu ruangan itu metutup, dan ia pun terkunci di dalamnya tanpa seorangpun yg melihatnya. Karena ruangan pendingin daging itu kedap udara, maka yang di luar tidak mungkin mendengar teriakan dari dalam ruangan itu.
                                                                                  Lima jam kemudian, saat Juan berada di ambang kematian karena kedinginan, penjaga keamanan pabrik membuka pintu dan menyelamatkan nyawanya. Juan meminta penjaga keamanan itu menceritakan padanya bagaimana ia bisa membukakan pintu ruangan pendingin daging itu, karena pekerjaan itu bukan bagian dari rutinitas pekerjaannya.
                                                                             Penjaga keamanan itu menjelaskan begini, “Ratusan pekerja datang dan keluar setiap hari, tapi Anda adalah salah satu dari sedikit yang selalu menyapa saya di pagi hari dan mengatakan selamat tinggal kepada saya setiap malam ketika meninggalkan tempat ini setelah jam kerja usai. Banyak yang memperlakukan saya se-olah2 saya tak terlihat. Hari ini, seperti biasanya, Anda menyapa saya saat masuk kerja. Tapi setelah jam kerja berakhir, saya belum mendengar Anda mengucapkan kata  ‘selamat tinggal sampai ketemu besok’. Oleh karena itu saya memutuskan untuk memeriksa di sekitar pabrik. Saya masih berharap mendengar kata ‘Hai’ dan ‘Bye’ dari Anda setiap hari. Karena tidak mendengar kata ‘selamat tinggal’ dari Anda, saya tahu sesuatu telah terjadi. Lalu, saya berusaha mencari dan menemukan Anda!”

---

Saudaraku, jadilah rendah hati, mencintai, dan menghormati orang2 di sekitar kita, terutama kepada orang2 yang selalu kita temui setiap hari. Seseorang yang tampaknya sangat tidak berarti dan tidak berhubungan dengan kita hari ini, bisa jadi satu-satunya yang memberi kita bantuan di kemudian hari.

Antri

FYI.....

📚✨ Seorang guru di Australia pernah berkata: “Kami tidak terlalu khawatir jika anak-anak sekolah dasar kami tidak pandai MATEMATIKA. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai MENGANTRI.

😱✨ Sewaktu ditanya: "Mengapa?

Karena yang terjadi di negara Indonesia justru sebaliknya!

✏ ”Inilah jawabannya:
💥 1. Karena hanya perlu waktu 3 bulan secara intensif untuk melatih anak bisa matematika. Sementara perlu waktu 12 tahun atau lebih u/ melatih anak agar bisa mengantri dgn baik & benar;2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika, kecuali TAMBAH, KALI, KURANG dan BAGI.
💥 3. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari siswa yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan matematika. Sementara. SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan "Etika Moral" & Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.

🚕🚗🚙 “Memang ada pelajaran berharga dari MENGANTRI?”

“Ya! Banyak sekali pelajaran berharganya, yakni :
💎✨ 1. Anak belajar manajemen waktu. Jika ingin mengantri paling depan, harus datang lebih awal dan itu butuh persiapan lebih awal;
💎✨  2. Anak belajar bersabar.
Menunggu giliran tiba, terutama jika ia di antrian paling belakang;
💎✨ 3. Anak belajar menghormati hak orang lain.
Yang datang lebih awal dapat giliran lebih dulu dan tidak merasa dirinya yang paling penting;
💎✨ 4. Anak belajar berdisiplin.
Aturan mengantri adalah tidak menyerobot dan itu berarti tidak mengambil hak orang lain;
💎✨ 5. Anak belajar kreatif.
Untuk mengatasi kebosanan saat mengantri merangsang berpikir untuk melakukan suatu aktivitas (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri);
💎✨ 6. Anak bisa belajar bersosialisasi. Menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian;
💎✨ 7. Anak belajar tabah.
Menjalani proses dalam mencapai tujuannya, sehingga tidak melegalkan cara-cara kotor dalam mencapai tujuan.                                            
A.n.t.r.i. - ternyata dalam maknanya
“KESUKSESAN"

Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit / serahasia seperti kata Kiyosaki / Tung Desem Waringin / the Secret.
Sukses itu tidak perlu dikejar.
SUKSES adalah ANDA!
Karena kesuksesan terbesar ada
pada diri Anda sendiri.

Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati sampai studi S1, di saat yg sama setiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar biaya sekolah, itulah sukses Anda.

Ketika Anda bisa bekerja di
perusahaan, di saat yang sama 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda

Ketika Anda masih bisa makan 3x sehari, di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda.

Sukses terjadi setiap hari, namun Anda tidak pernah menyadarinya.

Sukses selalu dibiaskan oleh
penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller, dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit & sukar didapatkan..

Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah,mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/ helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump & resort mewah di Karibia... Atau suami ganteng, keren   Ơ̴͡.̮ >̴̴̴̴̴͡

Sukses sejati adalah:
"Hidup dengan Penuh Syukur" :)

Nasehat hidup sejahtera versi matematika:
Dosa jgn di (+ )
Amal jgn di ( - )
Cinta jgn di ( : )
Hidup hanya 1 ( x )

Gugur bunga krn Layu
Gugur iman krn Nafsu
Gugur cinta krn Cemburu.

Tertawa krn bahagia
Menangis krn derita
Bertobat krn dosa, beribadah karena takwa.

Nasehat cak Lontong

Nasehat & Saran dari Cak Lontong...
 
 
● Berhentilah menuntut ilmu, karena ilmu tidak bersalah.

● Jangan membalas budi karena belum tentu budi yang melakukannya.

● Jangan mengarungi lautan, karena karung lebih cocok untuk beras.

● Berhenti juga menimba ilmu, karena ilmu tidak ada di dalam sumur

● Yang paling penting, jangan lupa daratan, karena kalau lupa daratan akan tinggal dimana...???

● Jangan ngurusin orang karena belum tentu orang itu pengen kurus.

● Dan janganlah bangga menjadi atasan. Karena di Pasar Baru atasan 10rb dapat 3

 

Hati

HEART OF THE FIRM                           

Jika HATI di tutup oleh KEDENGKIAN, kita akan melihat dunia dan semua orang adalah pesaing yg akan menjatuhkan kita.

Jika HATI di tutup oleh KEBENCIAN, kita akan melihat dunia dan semua org adalah musuh.

Jika HATI di tutupi AMBISI SELANGIT, kita akan melihat dunia dan semua org sebagai target empuk untuk di jadikan sasaran.

Jika HATI di tutupi KESERAKAHAN, kemana pun kita pergi kita akan sll merasa miskin melarat dan tdk puas.

Jika HATI di tutupi KEGELISAHAN, kemana pun kita pergi, kita hanya menemukan keresahan dan ketidaktenangan.

Jika HATI di tutupi KEANGKUHAN, kita akan melihat semua orang bodoh dan tolol.

Jika KEBODOHAN menutupi HATI, hati akan menutupi mata, dan mata tak lagi melihat kebenaran.

Jika KEBENCIAN menutupi HATI, kebencian akan menutupi mata, dan mata tak lagi melihat kedamaian.

Hidup ini kadang terlihat seperti sebuah PERMAINAN.

Sering sepertinya kita di Permainkan dengan Ketidak adilan di dalamnya, namun kita akan menjadi KALAH bila kita meresponinya dengan KEMARAHAN ataupun MENYALAHKAN KEADAAN!!!

Maka…

Tetaplah TEGUH, di saat yang lain RAPUH…

Tetaplah RENDAH HATI, di Saat yang Lain semakin ANGKUH…

Tetaplah TERSENYUM, di saat yang Lain memilih CEMBERUT…

Tetaplah SABAR, di saat yang lain EMOSI…

Tetaplah SEMANGAT, di saat yang lain PUTUS ASA…

Tetaplah MENGAMPUNI, walaupun kadang MENYAKITKAN…

INGATLAH…

Sebilah PEDANG itu bukan DI BUAT dengan BELAIAN TANGAN yang LEMBUT, akan tetapi oleh TEMPAAN PALU dan Ҏembakaran Di Atas Api…

Segumpal TANAH LIAT Harus DI BENTUK dan DI BAKAR, utk Bisa Menjadi BEJANA yg INDAH…

EMAS Harus DI BERSIHKAN dengan DI BAKAR, agar Menjadi EMAS YANG MURNI…

Hanya HATI YANG TEGUH lah yg akan MEMILIKI HARAPAN yg INDAH utk Masa yad !

Ibu Pinjam Uang

Ada seorang ibu ingin meminjam uang kpd anaknya yang telah mapan. Dengan suara rendah disertai rasa malu ibu berkata : "Nak, bolehkah ibu meminjam uang 100 ribu,? Ibu ada perlu buat beli beras.".

Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata: "Iya Ma, nanti Aku tanya istriku dulu", seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan...

Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung. Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 th = 36 jt. Dia berfikir, waktu balita dia hanya diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang,, jika didapat oleh seorang anak selama 2 tahun berapa yang harus ia bayar??

Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia. Ibu, dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dgn GRATIS..

Maafkan anakmu yg durhaka ini yang tidak tahu balas budi.. Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 jt, sambil menangis ia berkata: "Ibu, jangan berkata pinjam lagi yaa, hartaku adalah juga milikmu, do'akan anakmu ini agar selalu berbakti padamu".

Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata ibu ia berkata: "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdo'a agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di SURGA nanti dalam kebahagian,

Bagi PARA ISTRI ingatlah bhw rezeki  suamimu ada HAK mertuamu. Perlakukan lah ibu mertua  seperti ibu kandung sendiri....

Semoga Bermanfaat ....

Managing Gap Generation

Managing Generation Gap

“Kuno Ah! Tiap hari boss cerita nostagia ,soal kenangan lama terus. Bosen!”, kata si anak muda tentang bossnya.

Sementara si tua berkata, “Kok anak muda sekarang nggak punya sopan santun ya?” atau, “Kenapa generasi sekarag dikasih tantangan dikit aja udah ciut, terus banyak perhitungannya. Disuruh masuk untuk lembur aja udah protes dan ngeluh. Lembek banget ya generasi sekarang?”

Nah itu dia! Generation Gap! Beda Generasi, beda pula komunikasinya! Yang jelas, saat ini, tengah muncul 4 generasi yang saling berhubungan. Yakni generasi Baby Boomer, Gen X, Gen Y serta Gen Z. Mereka punya kepedulian, minat, tata nilai serta cara berinteraksi yang berbeda karena panggilan jaman mereka. Kini, ke-4 generasi ini hidup di waktu yang sama.

Tak heran, muncullah yang namanya “Generation Gap”.  Hal ini bukan saja terjadi di keluarga tetapi juga di tempat kerja. Ketika dikelola dengan baik, maka ke-4 generasi ini akan saling menutupi kekurangan. Tetapi, berbagai sumber konflik, ketidakcocokan, perselisihan juga berawal dari perbedaan ini.

Berbagai Generasi di Indonesia

Untuk mudahnya, saya coba petakan kondisi generasi di Indonesia saat ini berdasarkan situasi riilnya. Pemetaan ini agak sedikit berbeda dengan klasifikasi dari luar negeri. misalkan saja, Harvard Joint Center yang memetakan Gen X berusia antara 1965 hingga 1984. Menurut saya, rentang 20 tahun itu terlalu jauh. Sehingga untuk mudahnya, dan kalau kita perhatikan situasi di Indonesia, maka generasi itu kita bagi menjadi 4 generasi dengan rentang waktu Baby Boomer (lahir tahun 50 ataupun 60-an); Gen X (lahir tahun 70-an), Gen Y (lahir tahun 80-an), Gen Z (lahir 2000an). Dan untuk mudahnya mari kita perhatikan masing-masing kondisi generasi tersebut!

Untuk Baby Boomer (lahir 1950-1960 an).
Inilah yang saya sebut generasi air tajin! Apa itu air tajin? Anak muda sekarang tidak akan mengenalnya. Itulah air hasil menanak nasi yang seringkali dijadikan sebagai pengganti susu karena susu sangat langka dan mahal pada waktu itu. Inilah generasi yang hidup barusan setelah PD ke-2 selesai. Inilah jaman susah. Bahkan sering kali dikatakan, “makan telur asin saja masih harus dibagi menjadi empat”. Pendidikan masih langka dan tidak mudah diperoleh. Kalaupun bisa sekolah, hanya segelintir beruntung yang bisa mendapatkannya. Dan biasanya kita akan mendengar kisah generasi ini yang harus berjalan berkilo-kilo bahkan bersepeda sangat jauh, haya untuk bisa bersekolah. Bagusnya, generasi Baby Boomer ini sangat mandiri. Dan biasanya, mereka dibesarkan dalam lingkungan dengan banyak saudara. Dan oleh karena orang tuanya sibuk bertani, berdagang ataupun menjadi buruh, akibatnya anak cenderung tidak terperhatikan.  Merekapun telah belajar sangat mandiri sejak kecil.  Tidak terlalu banyak hiburan pada saat itu. Televisi masih hitam putih. Inilah generasi Khoo Ping Ho, bacaan silat dalam bentuk buku-buku kecil yang dijilid berseri-seri.  Nah apa kelebihan generasi Baby Boomer ini? Kelebihan utama adalah mereka punya totalitas kerja yang tinggi, tidak mudah mengeluh dalam kesusahan, disiplin dan etos kerja tinggi, dan cenderung radikal kalau menyangkut nilai-nilai tertentu sehingga terkesan agak memaksakan. Namun kekurangannya,  kadang mereka suka bernostalgia, butuh respek atas pengalaman mereka dan repotnya, agak gaptek.

Gen X (lahir 1970-an).
Ini istilah dipopulerkan oleh Dauglas Coupland. Inilah generasi yang saya sebut generasi susu kental manis. Atau kita sebu generasi Tintin serta HC Andersen (bacaan populer saat itu). Ini merupakan generasi transisi. Generasi yang terimbas langsung dari generasi Baby Boomer, tapi udah lebih kompromistis. Generasi ini mulai memberontak serta tidak lagi terlalu percaya pada leader. Mereka ini generasi yang lebih kosmopolitan, mereka mulai bisa enjoy dengan hidupnya, tapi masih mengadopsi nilai-nilai kedisiplinan dan kesusahan.  Berbeda dengan Baby Boomer yang keras, mereka ini berusaha tidak terlalu keras kepada anak-anaknya, dan cenderung lebih membiarkan. Dan menurut hasil sensus global : inilah generasi yang pendidikannya paling tinggi, dan umumnya punya kepedulian masalah sosial tinggi, dikarenakan mereka memberontak terhadap sistem sebelumnya. Nah, apa lebihnya Gen X ini? Untungnya, merek lebih fleksibel, lebih bisa enjoy hidupnya, lebih kompromistis serta moderat. Namun, kekurangannya kadang Gen X ini masih plin plan. Di satu sisi nggak mau terlalu militeristik, tapi juga tidak bisa sepenuhnya enjoy.

Gen Y (lahir 1980-an).
Kita sebut Generasi Millenium atau lebih mudahnya, inilah generasi susu formula. Mereka disebut pula generasi Dragon Ball, Power Rangers (hiburan populer buat mereka saat itu). Banyak yang menyebut inilah generasi yang narsis, pintar serta  agresif. Pola kerja cenderung “teng-go”. Habis kerja Anda akan melihat mereka sibuk main futsal, finess ataupun ngopi bareng temen. Kalau weekend? Sudah punya acara sendiri.  Kelebihan generasi ini adalah mereka sangat  metroseksual, trendy serta branded dalam menggunakan produk. Apa kekurangannya? Masalahnya, kadang mereka sukar  menerima proses yang lama bahkan cenderung tidak sabaran.

Gen Z (1990-sekarang).
Kita sebut Generasi Platinum. Inilah generasi ponsel atau generasi computer games. Tak heran kalau untuk generasi ini, survey pada mereka,  sebagian besarnya (70%) mengatakan, “smartfphone adalah bagian dari kehidupan saya”. Mereka generasi yang lebih narsis serta ekpresif. Liat dong social mereka. Semua ide dan perilaku mereka didokumentasikan disana. Inilah generasi yang oleh Time Magazine disebut “The Me..Me..Me…generation!”. Yakni lebih tergantung pada teknologi: tersambung 7 hari dan 24 jam. Lebih memprioritaskan jadwal diri ataupun keluarga (kalau sudah berkeluarga). Mereka pun achievement oriented, dalam arti sangat berorientasi prestasi bahkan cenderung ambisius. Kelebihan utama Gen Z ini adalah IQ mereka lebih tinggi, lebih kritis, lebih pede, lebih berani mengekspreasikan diri, menyesuaikan diri dengan cepat, mengambil manfaat dari teknologi, heterogen, lebih terbuka terhadap perbedaan, lagipula lebih menikmati hidup. Namun, kekurangan yang banyak dikeluhkan adalah: mereka mengejar kesetaraan sehingga kadang terkesan nggak sopan pada yang lebih tua. Terlalu berorientasi diri sehingga agak kurang peka dengan masalah social. Banyak yang semboyannya: hidup sekarang konsekuensinya nanti, mau cepat mendapatkan hasilnya. Misalkan saja, ada seorang rekruter HRD di perusahaan yang mengatakan, “Pak Anthony. Saya bingung, baru saja ada pelamar kerja anak kemarin sore, minta gaji 10juta dengan pengalaman 1 tahun kerja.”

Bagaimana Mengelola Gen Y ataupun Gen Z Di Kantor?

Pertama-tama, kenali bahasa mereka. “The best to enter people’s wrls s to speak their language”. Kenali istilah-istilah yang mereka pakai, dan bergaullah dengan cara mereka. Kalau perlu belajar pula bahasa gaya alay yang sering mereka pakai. Termasuk jadi atasanpun, harus mulai bisa mencoba menyesuaikan dengan bahasa-bahasa mereka ini. Termasuk, kenali gadget yang mereka pakai dan pakailah untuk berkomunikasi dengan mereka. Kalau perlu jadilah follower mereka di twitter ataupun komunikasikah lewat media social dengan mereka.

Kedua,  janganlah terlalu micromanagement, terlalu detil. Kasihlah mereka kepercayaan, diskusi dengan mereka soal tujuan dan cara mengerjakan. Kalau perlu kasih mereka menentukan, kapan akan selesai. Bebaskan mereka untuk mengerjakan, tapi seringlah diajak diskusi dan sharing soal perkembangan mereka kerja mereka. Mereka suka mendapatkan sentuhan yang sifatnya personal.

Ketiga, kasihlah ruang untuk mengekpresikan diri. Libatkanlah. Kalau misalkan di perusahaan ada majalah perusahaan, kasih kesempatan bagi mereka untuk eksis. Kalau perlu ada kolom khusus untuk berita komunitas mereka, komunitas bersepeda, komunitas futsal, komunitas fotografi, dll. Juga kasih rubric untuk mengekpresikan diri dan ide mereka. Mereka akan suka!

Keempat, kurangilah sekat-sekat birokrasi. Libatkanlah feedback dan masukan dari mereka. Sebagai contoh, DBS Bank di Singapore memberi kesempatan karyawan untuk interaksi secara langsung dengan pimpinan tertingginya!

Kelima, kasih rewards yang sifatnya lebih personal. Bukan lagi cuma gaji, tapi juga misalkan hadiah berlibur,  ataupun hadiah yang lebih sesuai dengan hobi dan minat mereka.

Dan terakhir, perusahaan dan manajemen memang perlu lebih “gaul”. Ciptakanlah ruang bermain, ruang game, dll. Kalau tidak percaya, lihatlah daftar perusahaan yang tergolong: “Best Companies to Work”. Google misalnya.  Dan disitu Anda akan melihat tata ruang kerja yang sama sekali berbeda. Intinya, generasi telah berbeda, makanya dituntut pula pendekatan Anda yang juga berbeda! Ini bukan cuma teori, tapi mesti dipraktekkan agar tidak terjadi konflik komunikasi serta bisa sukses mengelola generasi sekarang.

Best regards,

Anthony Dio Martin

Reframing

Reframing
(Mengubah sudut pandang)

Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki.

Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapihan rumah dapat ditanganinya dgn baik.

Rumah tampak selalu rapih, bersih & teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah . . .
ibu yg pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor.

Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian.

Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya.
Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.

Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu :

“Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan” Ibu itu kemudian menutup matanya.

“Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?”

Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yg murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihat nya.

Virginia Satir melanjutkan; “Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka. Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi”.

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, napasnya mengan dung isak. Perasaannya tergun cang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

“Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangat kan hati ibu”.

Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tsb.

“Sekarang bukalah mata ibu” Ibu itu membuka matanya  “Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi kekhawa tiran buat ibu?”

Ibu itu tersenyum dan mengge lengkan kepalanya. “Aku tahu maksud anda” ujar sang ibu,

“Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif”.

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.

Wasiat Akhir

WASIAT AKHIR

Seorang suami sdg sekarat diruang ICU , dikelilingi oleh 2 putra, 1 putri & istrinya.
Dia berkata : " Liong , kau putra tertuaku mewarisi Apartemen Menteng."
Kpd putrinya : " Moi , kau perumahan Kelapa Gading Indah." 
" Dan , A Siong sbg anak bungsu , kau perkantoran di Mulia Tower Lantai 4 s/d 15."
" Dan , Mei thang , kau istriku yg baik mendapatkan 3 kompleks perumahan mewah di Pantai Indah Kapuk."
Suster perawat yg mendengar itu jadi takjub dan bilang keistrinya :
" Woow...bu , ibu sungguh beruntung , walaupun bpk cuma seorang pengusaha susu kacang , tetapi amat kaya , bisa mewariskan semua hartanya untuk keluarganya."
Istrinya berkata : " Kaya kepala lu !!!" 
" Beruntung apanya !!!?"
" Kau gak tau sih ya sus ? Yg diwariskan itu adalah rute antaran susu kacangnya tau !!!"

Balon


"BALON"

Pada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta.
Tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata & mulai memberikan balon kepada masing2 peserta. Dan kepada mereka masing2 diminta untuk menulis namanya di balon2 tersebut dgn menggunakan spidol.

Kemudian semua balon dikumpulkan & dimasukkan ke dalam ruangan lain. Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu & diminta untuk menemukan balon yg telah tertulis nama mereka, & diberi waktu hanya 5 menit Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong dan berebut dengan orang lain disekitarnya sehingga terjadi kekacauan.

Waktu 5 menit sudah usai, tidak ada seorangpun yang bisa menemukan balon mereka sendiri. Lalu di waktu berikutnya Sang Motivator meminta kepada Peserta untuk secara acak mengambil sembarang balon & memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang punya balon dengan nama mereka sendiri.

Akhirnya sang Motivator berkata :
"Kejadian yg baru terjadi ini mirip dan sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari, Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, mirip dengan mencari balon mereka sendiri, dan banyak yg gagal. Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain, mirip Dengan memberikan balon tadi kepada pemiliknya"
Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri kebahagiaan kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan kebahagiaan anda sendiri...

Penutup

"Barangsiapa yang membantu seorang  terlepas dari kesusahan didunia, niscaya Allah akan membantunya terlepas dari kesusahan dunia dan akhirat"

Perubahan

PERUBAHAN

Prinsip dalam perubahan, yaitu
Siapapun yang tak berubah akan punah. 

Pada dasarnya, setiap mahluk hidup tak ingin punah.  Itu salah satu sebab, kenapa mahluk hidup mampu bereproduksi atau melakukan perubahan.

Perubahan adalah keharusan untuk manusia di setiap kondisi.  Dalam kondisi buruk, manusia harus berubah.  Bahkan dalam kondisi baik, perubahan tetap sebuah keharusan. 

Kenapa?  Karena manusia layak untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Maka setiap orang tahu akan pentingnya perubahan.  Tapi tak setiap orang bisa benar-benar berubah dan mendapat manfaat dari perubahannya itu.  Kenapa?

Lima penyebab kenapa orang sulit berubah :

1. Mekanisme Pertahanan Diri
Perubahan harus terjadi di pikiran sadar.  Berubah dari tidak tahu menjadi tahu.  Dari tidak mau menjadi mau.  Ini perubahan yang relatif mudah. 
Berikutnya, perubahan harus terjadi di pikiran bawah sadar. 
Nah, di sini masalah terjadi.  Pikiran bawah sadar manusia dewasa telah terbentuk.  Karenanya, pikiran ini membuat mekanisme pertahanan dirinya agar tak terganggu.  Maka setiap ide perubahan akan dilawan. 

2. Kenikmatan Sekunder.
Seluruh kebiasaan buruk sebenarnya menimbulkan penderitaan.  Tapi, ia juga mendatangkan kenikmatan.  Namanya kenikmatan sekunder.  Orang ditato itu sakit.  Kenapa dilakukan?  Karena tato memberikan kenikmatan.   Merasa jadi terlihat keren, biar disebut ikut mode, dan sebagainya.  Marah-marah itu sakit dan tidak menyenangkan.  Kenapa orang melakukannya?  Karena ada kenikmatan sekunder.  Puas bisa membalas.  Merasa berkuasa.  Bisa mengendalikan, dan sebagainya.

3.Tak Punya Alasan Kuat.
Berubah bermodal keinginan saja tak akan efektif.  Kita harus bisa memutuskan dengan tegas. Nah, agar bisa memutus kan dengan tegas, kita butuh alasan yang sangat kuat. 
Ada dua alasan.  Satu, untuk mendapat kesenangan. Dua, untuk menghindari penderitaan. 
Kenapa orang bisa disiplin bekerja?  Pertama, karena disiplin adalah dasar bagi peningkatan karier.  Kedua, karena bila tak disiplin bisa di-PHK.  Ingin karier kita meningkat dan takut kena PHK menjadi alasan kuat dibalik disiplin banyak karyawan.

4. Godaan Terlalu Kuat
Godaan adalah penghambat yang terasa enak.  Karena enaknya ini, maka godaan jadi sangat sulit untuk dilawan.  Seorang yang ingin lepas dari kecanduan narkoba harus menjauhi teman-temannya yang pecandu narkoba.  Bila tidak, teman-teman ini akan menggoda.  Perubahan pun gagal.  Pemerintah kita ingin memberantas korupsi.  Sulit sekali.  Kenapa?  Karena para koruptor terus menggoda para pemberantas korupsi untuk ikut menikmati hasil korupsi itu.  Maka, banyak pemberantas korupsi malah jadi koruptor.

5. Tak Ada Teman
Perubahan akan sangat terbantu bila ada teman.  Berubah sendiri jelas sulit.  Berubah berdua, tetap sulit tapi kesulitannya lebih kecil daripada berubah sendiri. 

Maka teman bisa menjadi sumber energi perubahan satu sama lain.  Bisa saling mengingatkan, menguatkan dan membantu. 

Maka, pilih lah teman yang tepat.  Teman yang bisa membantu kita melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.  Lebih penting dari itu, jadilah teman yang tepat untuk orang lain.

Obat no 7

# PENYAKIT ANEH #Nang daerah Kenjeran, ono klinik jenenge klinik TONGPES.

Nang konoditulisi, sopo ae sing berobat gak waras, duwite dibalekno sampek 5 kalilipat.

Saben dino klinik iku rame terusgara2 slogane menjanjikan, tapi yongono, saben berobat nang kono,pasienne mesti waras, durung tauono pasien sing komplain, gara2 gakwaras.

Weruh ngono, Bondet iseng2 pingin berobat mrono, ben klinike gak isonangani, trus duwite iso mbalik 5 kalilipat.Deweke ngarang penyakit sing kiro2aneh, sing wong durung tau krungu.

Bondet : " Bib, aku iki kok duwepenyakit aneh yoo? "Tabib : " Penyakit opo cak? "Bondet : " Iki lho Bib, aku benmangan, cangkemku kok gak krosoopo2. Pedes asin, legi, gak krosoblas !!! "Tabib : " Owalah, iki ngono penyakitgampang diwarasno. Mei Lin, tulungjupukno obat nomer 7 "Tabib : " Iki cak, obate sampeyan ombesaiki. Ono perubahan opo gak? "Bondet ( Aku tak pura2 gak kroso opo2 aahh ben duwit'e iso mbalik), bareng diombe Bondet keceplosan :        " Jiaxxxkkk hweeekkk......iki ngono dudu obat Bib, tapi telek pitik !!! ''Tabib : " Wah, berarti kon wis waras,cangkemmu wis iso ngrasakno telekpitik barang. "Akhire Bondet mulih karo nggremenggak mari2.

Minggu ngarepe, Bondet iseng2 meneh, pingin berobat nang klinikTONGPES.Bondet : " Bib, aku duwe penyakitaneh "Tabib : " Opo iku ? ".                        Bondet : " Ngene Bib. Aku akhir2 iki kok gampang lalian. Jek tas 5 menit nggomong, wis lali sing diomongno ''Tabib : " Walah...gampang iku "Bondet merinding gak karuan.Tabib : " Mei Lin, tulung jupukno obatnomer 7 "Bondet : " Bib ojok guyon, aku emohnek obat nomer 7 "Tabib : " Lhoo opo'o cak? "Bondet (spontan) : " Iku duduk obat,tapi telek pitik ".Tabib : " Lah iku koen eling, berartipenyakitmu wis waras !!! "Bondet : " Wes Bib, gak sudi aku !!!  gakkatene berobat meneh. Mosok sabennang kene disuguhi telek pitik :&:]xx:'(>:O                   Tabib : " Yeesss waras kabeh : asli dukun Jawi

Mindset

"MINDSET"
Sebelum sang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia
memberi pesan kepada kedua anaknya :
“Anakku, dua pesan penting yang ingin ayah sampaikan
kepadamu untuk keberhasilan hidupmu”
“Pertama : jangan pernah menagih piutang kepada
siapapun”
“Kedua : jangan pernah tubuhmu terkena terik
matahari secara langsung”
…..5 tahun berlalu sang ibu menengok anak sulungnya
dengan kondisi bisnisnya yang sangat memprihatinkan,
ibu pun bertanya “Wahai anak sulungku kenapa kondisi
bisnismu demikian?”.
Si sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu…
Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun
sehingga banyak piutang yang tidak dibayar dan lama²
habislah modal saya..
Pesan yang kedua ayah melarang saya terkena sinar
matahari secara langsung dan saya hanya punya
sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang
kantor saya selalu naik taxi”.
Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yang
keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses
menjalankan bisnisnya.
Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu
sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”
Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti
pesan ayah bu.. Pesan yang pertama saya dilarang
menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu
saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun
sehingga modal saya tetap utuh”.
“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari
secara langsung, maka dengan motor yang saya punya
saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan
pulang setelah matahari terbenam, sehingga para
pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup
lebih sore”.
Perhatikan..
Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA,
namun masing² memiliki penafsiran dan sudut pandang
atau MINDSET berbeda. Mereka MELAKUKAN cara yang
berbeda sehingga mendapatkan HASIL yang berbeda
pula.
Hati² lah dengan Mindset kita..
Mindset positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya
mindset negatif memberikan hasil menghancurkan.
The choice is yours..!.
Share dgn ikhlas.. Indahnya saling membahagiakan..

Kebenaran

Kebenaran - Truth

Secara umum ada 4 (empat) jenis kebenaran, yaitu
1. Fact-based truth (fakta yang jelas bisa dilihat dan dinalar dan sering juga disebut scientific-based truth),
2. Perception-based truth (berdasarkan persepsi semata),
3. Faith (fakta yang diterima begitu saja sebagai sebuah doktrin tanpa perlu dibuktikan) 4. Absolute-truth (kebenaran mutlak).

Fact-based truth misalnya : air mengalir begitu saja (tanpa ada tenaga dorongan) dari tempat tinggi ke tempat yang rendah .. matahari kalau bersinar terik akan terasa panas .. dsb.
Semua berdasarkan fakta ilmiah yang jelas. Tetapi perlu diingat bahwa scientific-based truth itu sifatnya relatif, karena adanya keterbatasan nalar manusia. Misalnya kasus planet Pluto. Dulu para ilmuwan sepakat bahwa Pluto adalah planet yang merupakan bagian dari tata surya. Tetapi belakangan ternyata bukan, dan “truth” itu pun direvisi.

Perception-based truth misalnya : orang sumatera kalau ngomong keras-keras, maka mereka pasti kasar … jangan menikah dengan pria/wanita suku X karena perilaku mereka bla bla bla …
(ini hanyalah persepsi , tanpa ada pembuktian yang jelas, entah dari mana kesimpulan itu, jangan-jangan dengan sedikit sampel kita sudah melakukan generalisasi)

Sedangkan Faith sering juga disebut keimanan, sesuatu yg diyakini benar tanpa ada pembuktian apapun, karena memang tidak bisa dibuktikan, tetapi diterima saja.
Misalnya : keyakinan bahwa hari akhirat itu ada (ada yang bisa membuktikan?).
Mengapa orang Islam yakin dengan kebenaran cara beriba dah mereka? Sementara agama lain juga yakin dengan cara ibadah mereka yg benar. Jadi mana yang benar? Tak usah diperdebatkan lah. Jika anda yakin itu benar, terima saja.

Umumnya konstruksi sosial pada masyarakat seperti kehidupan ekonomi, hukum, sosial budaya, politik, dan sebagainya, dilakukan berdasar kan perception-based truth dan faith, sedangkan fact-based truth lebih banyak diperguna kan untuk hal-hal yang sifat nya scientific atau ilmu pengeta huan dan teknologi.

Absolute-truth adalah suatu kebenaran mutlak, pasti benar, yang berasal dari ALLAH, yang tidak bisa dinalar oleh manusia sepenuhnya karena keterbatas an ilmu manusia, Artinya ini di luar jangkauan manusia. Manusia hanya bisa menalar sebagian kecil dari absolute-truth, yaitu fact-based truth, dan hanya bisa memperkirakan atau mempersepsikan suatu kebenaran, yaitu perception-based truth (termasuk juga faith). Tapi mana yang sesungguhnya kebenaran mutlak Sang pencipta?
Wallahu alam.

Fact-based truth bisa diterima dengan mudah oleh setiap org, tetapi perception-based truth dan faith berpotensi menimbul kan perbedaan pendapat, debat, dan bahkan konflik.

Nah, sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit ..
tetapi masalahnya adalah, kebenaran yang mana??
perlu sikap bijak dalam hal ini

Yang gawat adalah, ada orang yang mengungkapkan perceptional truth, tetapi dia mengang gap itu adalah absolute truth .. Nah, susah kan?
Dan lebih runyam lagi bila setelah itu dia memaksakan pendapatnya kepada orang lain.

Kreatif

[29/09 08:04] Eko Edi Purwanto: Mencari Formula IDE Kreatif Alkimia Kreatif (Creative Alchemy)
Kentaro Kimura - CEO Hakuhodo Kettle, Jepang

Menurut Kentaro, sebuah IDE bisa ditemui di "kota" yg tertib dan teratur atau "rimba" yang gelap dan liar. "Kota" disini menggambarkan "alam sadar" (Conscious), tempat nalar dan logika yg predictable berada. Kita bisa saja menemui ide disini, tetapi sering terasa tumpul dan tidak benar-benar menjadi terobosan. "Rimba" menggambarkan alam bawah sadar (Unconscious), yg gelap, tak beraturan & penuh resiko. Namun di"rimba" inilah ide yang brilian berada.

Kentaro mengingatkan, kedua nya, "kota" dan "rimba", sama penting dalam melahirkan ide. Ide yang lahir di "rimba" ba wah sadar haruslah dibawa ke"kota" logika untuk memasti kan ide bisa diterapkan dan efektif memecahkan masalah. Beberapa cara menemukan ide di"rimba" menggunakan satu set formula yang disebut sebagai "Alkimia Kreatif"

5 Formula "Alkimia Kreatif"

1. Penggabungan (Combine).
Sebuah ide kreatif bisa dilahir kan dengan menggabungkan 2 atau lebih ide atau konsep yang sudah ada. Sebagai contoh, menggabungkan robot dan polisi menghasilkan karakter Robocop. Gabungan antara cinta dan kontrak menghasil kan perkawinan. Contoh lain, adalah inovasi gabungan gelas whiskey tradisional dengan microchip sensor untuk mempromosikan sebuah produk whiskey. Hasilnya adalah pengalaman minum whiskey yang unik. Sentuhan dan goyangan gelas tersebut akan mengha silkan efek suara dan video dilayar yang ada di Bar

2. Peniruan (Mimic)
Menirukan sendiri berbeda dengan menjiplak, tetapi mengambil prinsip dasarnya (underlying fundamentals). Pesawat terbang meniru prinsip terbang dari burung. Sushi bar yang berputar ternyata terins pirasi seorang pengusaha sushi yang mengunjungi pabrik bir dan melihat botol-botol bir yang bergerak diatas conveyor belt.

3. Putar balik (Upside down).
Mempertanyakan norma, praktek atau realitas dan balikan. Sebagai contoh dahulu kita diajarkan untuk menghin dari infeksi virus. Namun vaksinasi justru memasukkan virus (yang sudah dilemahkan) kedalam tubuh kita. Realitasnya manusia menguasai kera, tetapi didalam kisah Planet of the Ape yang terjadi kera menguasai manusia.

4. Bagaimana jika . . . . .
    (what if)
Ini adalah imajinasi murni untuk membayangkan sesuatu yang baru sama sekali. Contohnya adalah iklan yang menjelaskan semangat filosofi perakitan kanzen (peningkat an) dari Toyota, yang mana iklannya menggambarkan mobil yang sedang di servis bagaikan pasien manusia dirumah sakit dgn perawatan yang penuh perhatian layaknya manusia.

5. Kebenaran dibalik sebuah fakta (the truth behind)
Prinsip ini mengajak kita mencari tahu apa sesungguh nya dibalik suatu fakta, perilaku atau peristiwa. Sbg contoh dibalik jatuhnya buah apel ketanah adalah kekuatan gravitasi. Jika seorang perem puan tiba-tiba rajin berdandan, mungkin ia sedang jatuh cinta.

Demikian Alkimia Kreatif. Apakah kita siap menjelajahi "rimba" dan "kota" ide dengan lebih baik ?
[30/09 07:02] Eko Edi Purwanto: Manajemen Diri

"Hanya Perasaan Dan Pikiran Positif Yang Boleh Menemani Anda"

“Jangan Sekali-Kali Mencari Seribu Satu Alasan Untuk Membiarkan Diri Anda Hidup Bersama Perasaan Dan Pikiran Negatif. “

Ketika merasa gagal dan sulit bangkit dari ketertinggalan untuk mengejar sukses yang diinginkan.

Ketika sudah berupaya berbagai cara, tapi masih juga sulit memahami kehidupan ini.
Apa yang harus dilakukan?

Ketika merasa gagal dan sulit bangkit, berhentilah dari rutinitas persoalan kehidupan untuk sementara waktu, lalu masuki ruang perenungan, dan konsentrasikan diri kepada kehidupan di hari ini.

Fokuskan perasaan dan pikiran kepada semua hal-hal yang menguntungkan dan menye nangkan dalam hidup. Hanya hal-hal terbaik saja yang boleh di ingat dalam ruang perenung an. Hanya hal-hal yang memba hagiakan diri saja yang boleh dirasakan di ruang perenungan. Hanya perasaan menang dan perasaan syukur atas segala kebaikan Tuhan yang boleh dipikirkan di ruang perenungan. Hanya perasaan baik dan pikir an positif yang boleh menemani di ruang perenungan.

Jangan pernah melihat persoal an dan kesulitan di ruang perenungan, tapi lihatlah segala kebaikan yang diberikan kehidupan.

Jangan sekali-kali mencari seribu satu alasan untuk membiarkan diri hidup bersama perasaan dan pikiran negatif.

Pahamilah bahwa kehidupan ini adalah sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan.
Jadikan diri sebagai sang perubahan yang selalu mau melakukan perubahan-perubah an secara kreatif untuk kehi dupan yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Lihatlah perilaku orang-orang sukses, dan jadikan diri sebagai pribadi optimis yang selalu berjuang bersama kerja keras untuk mewujudkan semua harapan dan mimpi-mimpi.

Jika ada persoalan dalam hidup , temukan cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, jadilah pribadi yang selalu melihat semua hal dari pikiran positif dan perasaan syukur, atas segala kebaikan yang telah diterima dari kehidupan yang luar biasa ini. Have a great day!

Ciri Berkepribadian Positif

"Ciri2 Kepribadian Positif"

Menurut Dr.Ibrahim Elfiky dalam buku "Terapi Berpikir Posi tif" ada 10 sifat utama yg menjadi ciri khas kepribadian positif.  Sifat2 tsb dapat mem bantu mewujudkan cita2, memberi kebaha giaan, ketenangan dan ketentraman jiwa.

Kesepuluh ciri-ciri kepribadian positif tersebut adalah :

1. Beriman, senantiasa memohon bantuan dan tawakal kepada ALLAH.

2. Nilai-nilai Luhur
Pribadi positif hidup dgn nilai- nilai luhur. Sebesar apapun pengaruh dan godaan, ia akan selalu menja uh dari perilaku negatif spt bohong, menggunjing, mengadu domba, memfitnah dan segala yg membahayakan kesehatan dan menjauhkan dari ALLAH.
Pribadi positif memili ki ciri2: jujur, amanah, menyukai kebaikkan, murah hati, bergan tung pada ALLAH dan selalu meneladani akhlak Nabi dan orang2 shaleh

3.  Cara pandang yang jelas.
Pribadi positif tahu betul apa yg diingin kan dalam jangka pen dek, menengah & pan jang. Ia tahu alasan menginginkan sesua tu, kapan mewujudkan nya & bagaimana cara mendapatkannya dengan mengerahkan seluruh potensi serta kemungkinan yg ada.

4. Keyakinan & proyek si positif
Pribadi positif menya dari sepenuhnya bahwa segala sesuatu yg diyakini & diproyek sikan dg baik & benar akan dpt terwujud sesuai keinginannya. Keyakinan & proyeksi ini terkait erat dgn iman kpd ALLAH yg tdk akan menyia-nyiakan pahala bagi orang2 yg berbuat baik.

5. Selalu mencari jalan keluar dari berbagai masalah
Pribadi positif mengetahui kekuatan konsentrasi dan cara mengesamping kan hal lain agar tetap dapat fokus pd sesua tu yg diinginkan. Ia menyiapkan berbagai kemungkinan jalan keluar dan mengeta hui bahwa segala masalah ada penyele saiannya secara spiritual. Ia akan terus berpikir positif, apapun pandangan orang lain dan penga ruh yg ada, sampai benar2 berhasil menemukan jalan keluar dari masalah yg dihadapi.

6. Belajar dari masa lah dan kesulitan.
Pribadi positip selalu dpt mengambil pelajaran dari setiap masalah yg dihadapi, untuk digunakan dlm merencanakan masa depan.  Dgn demikian ia mengolah masalah menjadi keahlian, ketrampilan dan pengalaman yg dpt diandalkan

7. Tdk membiarkan masalah dan kesulitan mempengaruhi hidup nya.
Ada tujuh aspek kehi dupan yaitu spiritual, kesehatan, individual, keluarga, sosial, karier dan finansial. Ketika menghadapi salah satu aspek, ia tdk akan membiarkan masalah tsb mem pengaruhi aspek yg lain. Ia sikapi segala masalah dgn wajar dan tdk berlebihan. Karena itu, hidupnya menyenangkan dan selalu dpt menemu kan jalan keluar dari masalah yg dihadapi

8. Percaya diri, menyu kai perubahan dan berani menghadapi tantangan.
Pribadi positif tahu betul bahwa perubah an tdk dpt dihindari. Karena tahu tujuan yg diinginkan, ia menyu sun rencana berdasar kan segala kemungkin an, lalu direalisasikan dlm tindakan nyata. Ia selalu melakukan evaluasi dan memper baiki, belajar dari kesalahan dan melaku kan sesuatu dg kepercayaan pd ALLAH sepenuhnya.

9. Hidup dgn cita-cita, perjuangan & kesabar an.
Cita2 adalah fondasi kemajuan. Tanpa cita2 segala sesuatu akan terhenti. Tanpa perbu atan dan perjuangan, kemajuan tdk akan pernah terjadi. Pribadi positif selalu berusa ha keras dlm menge jar cita2 dan meng hadapi tantangan hidup serta bersabar menghadapi kesulitan yg terjadi. Karena dasar kepribadiannya adalah cinta pada ALLAH, tawakal padaNYA dan yakin bahwa DIA tdk akan meninggalkannya.

10. Pandai bergaul dan suka membantu orang lain.
Pribadi posirif suka bergaul dan dekat dihati dg siapa saja. Ia menyukai cara2 positif seperti menghormati orang lain hingga mudah diterima, tdk pernah berusaha menguasai, mencintai dan suka membantu siapa saja baik harta, waktu atau pikiran.

Berpikir positif

Prinsip Berpikir Positif

Dr.Ibrahim Elfiky dalam buku "Tetapi berpikir positif" menjelaskan 7 prinsip berpikir positif yaitu :
1. Masalah dan Kesengsaraan hanya ada dalam persepsi
2. Masalah tdk akan membiar kan anda dlm kondisi yg ada. Ia akan membawa anda pd kondi si yg lebih buruk atau yg lebih baik.
3. Jangan jadi masalah. Pisah kan dirimu dari masalah
4. Belajarlah dari masa lalu. Hiduplah pd masa kini dan rencanakanlah masa depan
5. Setiap masalah ada solusi Spiritualnya
6. Mengubah pikiran berarti mengubah kenyataan. Pikiran baru menciptakan kenyataan baru
7. Ketika ALLAH menutup satu pintu. Pasti DIA membuka pintu lain yg lebih baik

Kamis, 02 Oktober 2014

KISAH SEBUAH POHON APEL

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KISAH SEBUAH POHON APELSuatu ketika, hiduplah sebuah pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu." Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih. Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang . "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1